Page 411 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 NOVEMBER 2021
P. 411

"BPS  tidak  melakukan  kegiatan  pengumpulan  data  yang  secara  khusus  ditujukan  untuk
              penghitungan Upah Minimum," ucap dia.
              Data-data  yang  disediakan  oleh  BPS  yang  dipergunakan  dalam  perhitungan  Upah  Minimum
              sudah lama dikumpulkan oleh BPS sebelum disahkannya PP No. 36 Tahun 2021. Data-data untuk
              penghitungan penetapan Upah Minimum bisa diakses pada "Data tersebut juga digunakan oleh
              institusi lain baik lokal maupun internasional dalam merencanakan atau mengambil keputusan
              yang akan dilakukan, sehingga banyak pihak yang mengawasi data BPS," ujar Dinar.

              Sementara  itu,  Dewan  Pengupahan  Nasional  dari  unsur  Pakar  Pengupahan,  Joko  Santosa,
              menyatakan, penetapan Upah Minimum penting untuk menaikan Indeks daya saing Indonesia
              dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap sistem pengupahan Indonesia. Hal ini terkait
              kepastian hukum, indikator perekonomian dan ketenagakerjaan yang harus ditaati semua pihak.

              Selain  itu,  sambung  Joko,  terdapat  dampak  lain  yang  mungkin  perlu  diantisipasi  terhadap
              penetapan  upah  minimum  pada  Covid-19  saat  ini.  Yaitu  potensi  terhambatnya  perluasan
              kesempatan  kerja  baru,  terjadinya  substitusi  tenaga  kerja  ke  mesin  (otomatisasi  proses
              produksi), memicu terjadinya PHK.

              Kemudian, mendorong terjadinya relokasi dari lokasi yang memiliki nilai UMK tinggi kepada lokasi
              yang memiliki nilai UMK yang lebih rendah, dan mendorong tutupnya perusahaan, khususnya
              pada situasi pandemi Covid-19 saat ini.

              "Potensi  lainnya  yaitu  untuk  meningkatkan  ruang  dialog  kesepakatan  upah  serta  penerapan
              struktur dan skala upah di atas upah minimum" ucap Joko.

              Joko  juga  mengajak  seluruh  pihak  untuk  lebih  fokus  dalam  penyesuaian  upah  di  atas  upah
              minimum yang jumlah pekerjanya adalah mayoritas.

              Terlebih lagi dengan kondisi upah minimum yang sudah di atas median atau rata-rata upah,
              sebaiknya semua pihak fokus kepada upah berbasis kinerja individu dan produktivitas. Sehingga
              kenaikan  upah  masing-masing  pekerja  akan  bergantung  dengan  produktivitas  yang
              dihasilkannya.

              Bila hal tersebut dilakukan, maka dapat mendorong kesejahteraan pekerja secara keseluruhan.

              "Penerapan struktur skala upah dengan penyesuaian berbasis kinerja individu akan mendorong
              distribusi upah di atas upah minimum secara adil antar jabatan/pekerja yang hrs menjadi tujuan
              perjuangan pekerja dan serikat pekerja/serikat buruh," kata Joko.

              Sebagai  informasi,  Kementerian  Ketenagakerjaan  menyelenggarakan  seminar  terbuka  secara
              virtual pada Jumat (12/11/2021). Seminar tersebut membahas proses penetapan Upah Minimum
              tahun 2022.
              Seminar  tersebut  diikuti  oleh  lebih  dari  1.000  partisipan  mulai  dari  bupati/walikota  seluruh
              Indonesia,  kepala  dinas  yang  membidangi  ketenagakerjaan  provinsi/kabupaten/Kota  seluruh
              Indonesia, Dewan Pengupahan Provinsi/Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, LKS Tripartit seluruh
              Indonesia, APINDO, SP/SB, dan stakeholder hubungan industrial.











                                                           410
   406   407   408   409   410   411   412   413   414   415   416