Page 412 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 NOVEMBER 2021
P. 412

Judul               Depenas Sebut UMP 2022 Naik 1,09 Persen, Cek Daftar Provinsi yang
                                    Diproyeksikan Alami Kenaikan Upah
                Nama Media          tribunnews.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.tribunnews.com/nasional/2021/11/15/depenas-sebut-
                                    ump-2022-naik-109-persen-cek-daftar-provinsi-yang-diproyeksikan-
                                    alami-kenaikan-upah
                Jurnalis            Suci Bangun Dwi Setyaningsih
                Tanggal             2021-11-15 09:57:00
                Ukuran              0

                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif


              Ringkasan

              Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) menyebut estimasi terbaru upah minimum tahun 2022
              akan naik sebesar 1,09 persen. Kenaikan upah minimum, berdasarkan pertumbuhan ekonomi
              dan inflasi yang telah dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).


              DEPENAS SEBUT UMP 2022 NAIK 1,09 PERSEN, CEK DAFTAR PROVINSI YANG
              DIPROYEKSIKAN ALAMI KENAIKAN UPAH

              Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) menyebut estimasi terbaru upah minimum tahun 2022
              akan naik sebesar 1,09 persen. Kenaikan upah minimum, berdasarkan pertumbuhan ekonomi
              dan inflasi yang telah dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Hal tersebut disampaikan oleh
              Wakil Ketua Depenas, Adi Mahfud.

              "Kenaikan rata-rata upah minimum 2022 di 1,09 persen," katanya, dikutip Tribunnews.com dari
              Kompas.com.

              Ia mengatakan, para kepala daerah harus mengikuti acuan kenaikan upah minimum tersebut.
              Selain itu, para pengusaha juga harus mematuhi kenaikan upah minimum tersebut. Bila ada
              perusahaan yang tidak mampu menaikkan upah minimum lantaran masih merugi, maka harus
              ada dialog antar pekerja dengan pemberi kerja.

              "Jadi (perusahaan) harus dibuktikan laporan keuangan selama dua tahun berturut-turut tidak
              bisa membayar dengan gaji tinggi karena masih belum ada keuntungan," ucap Adi.

              Sementara itu, perkiraan besaran upah minimum 2022 bisa diakses publik melalui kalkulator
              simulasi penghitungan upah minimum 2022 di kalkulator Wagepedia. Selain besaran angka upah
              minimum tahun depan, Anda juga bisa mengunduh data-data statistik dari Badan Pusat Statistik
              yang dipakai untuk menghitung upah minimum.



                                                           411
   407   408   409   410   411   412   413   414   415   416   417