Page 159 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 MEI 2020
P. 159
Pada kesempatan berbeda, Head of Research Data Indonesia, Herry Gunawan,
justru melihat bahwa sejak peluncuran program kartu prakerja sudah terlihat
adanya masalah konflik kepentingan. Sebab, diketahui salah satu dari delapan
perusahaan rintisan (start-up) yang menjadi mitra prakerja tersebut ternyata milik
Adamas Belva Syah Devara, Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang juga
CEO Ruangguru.
"Kasus ruang guru itu yang pasti ada conflict of interest, sebab Belva adalah staf
khusus presiden saat penunjukan terjadi. UU Administrasi Pemerintahan 2014 dan
modul 'Penanganan Konflik Kepentingan' KPK menegaskan hal itu," tukas Herry.
Meski Adamas Belva Syah Devara telah mengundurkan diri sebagai staf khusus
Presiden Jokowi pada 17 April 2020 silam, Herry menegaskan, aparat hukum tetap
harus menyelidiki potensi dugaan korupsi dalam pelaksanaan program Kartu
Prakerja.
"Kan regulasinya sudah ada dan sangat jelas soal penanganan konflik kepentingan.
Karena itu, penting bagi aparat hukum untuk menyelidiki potensi terjadinya
penyimpangan di proyek pelatihan Rp5,6 triliun itu," tegas Herry.
Page 158 of 276.

