Page 157 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 MEI 2020
P. 157
Ketua Serikat Pekerja Perikanan Indonesia (SPPI) Korea Selatan Ari Purboyo
mengungkapkan, mereka meninggal dunia dalam kondisi tubuh yang bengkak.
Tiga ABK tersebut, yakni Al Fattah yang meninggal dunia pada September 2019
karena sakit, Sefri asal Palembang dengan penyebab yang sama, kemudian Ari yang
meninggal dunia pada Februari 2020.
"Tiga orang ini yang dibuang di laut," kata Ari saat dihubungi Suara.com, Selasa
(5/5/2020).
Sedangkan, satu ABK lainnya yakni Effendi Pasaribu sempat dilarikan ke rumah sakit
di Korea Selatan namun nyawanya tidak dapat tertolong. Dari hasil forensik yang
dilakukan, penyebab Effendi meninggal dunia karena pneumonia atau radang paru-
paru.
Banyak faktor yang menjadi indikasi penyebab keempat WNI tersebut meninggal
dunia dengan kondisi tubuh membengkak. Ari menyebut ada faktor kekerasan yang
dialami, akan tetapi menurutnya faktor tersebut bukan menjadi unsur terbesar dari
penyebab meninggal dunia.
Faktor lainnya juga bisa dari makanan atau minuman yang ABK tersebut konsumsi
setiap harinya. Ari menyebutkan, jika ABK asal Indonesia mendapatkan perlakukan
berbeda untuk makanan dan minuman dengan ABK asal China.
"Itu minum mungkin bisa dilihat dari peristiwanya kan badannya membengkak ya.
Itu kemungkinan besar mereka meminum air laut yang disuling," ungkapnya.
Page 156 of 276.

