Page 158 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 MEI 2020
P. 158

Title          PENGAMAT: ADA BEGAL DIGITAL DI KARTU PRAKERJA?
               Media Name     aktual.com
               Pub. Date      07 Mei 2020
               Page/URL       https://aktual.com/pengamat-ada-begal-digital-di-kartu-prakerja/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Meski Kartu Prakerja memiliki payung hukum berupa Perpres No.36/2020 tentang
               Pengembangan Kompetensi Kerja, hal itu tetap berpotensi memiliki masalah yang
               cukup besar.

               Menurut Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies Jerry Massie, program
               Kartu Prakerja itu bisa dikategorikan sebagai "begal digital", lantaran hal itu
               bukanlah urusan Airlangga Hartarto selaku Menko Perekonomian, melainkan domain
               Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) dan Kementerian Pendidikan dan
               Kebudayaan.

               "Begal itu kan merampas. Nah, Menko Perekonomian ini telah merampas tugas
               Kemenaker dan Kemendikbud. Ini jelas-jelas menyalahi etika. Selain itu,
               anggarannya-pun harus diketuk di DPR. Dan juga banyak yang kecewa karena tak
               sesuai dengan tujuan," tukas Jerry, Kamis (7/5).

               Sementara itu, Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky
               Khadafi, menilai, pihak yang diuntungkan dari program pelatihan Kartu Prakerja
               adalah penyedia modul pendidikan, bukan masyarakat terdampak Covid-19.

               "Masyarakat tidak mendapat keuntungan dari program pelatihan Prakerja karena
               saat ini lebih perlu bantuan sosial langsung. Bukan pembelian modul pelatihan,
               karena di Google dan YouTube banyak modul pelatihan gratis," tukas Uchok.

               Menurut Uchok, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto adalah biang
               masalah Kartu Prakerja, karena memaksakan program berjalan tanpa mendengar
               kritik publik.

               Terlebih lagi, sambung Uchok, harga modul pelatihan sebagai syarat mendapat
               insentif dari Kartu Prakerja begitu mahal, serta kualitas dan pengawasan pelatihan
               yang tidak jelas.

               "Kalau tidak mau dibilang sumber masalah, batalkan dong program itu. Jika Menko
               Perekonomian ngotot melaksanakan, maka wajar kami menilai mungkin ada
               kepentingan terselubung. Pemerintah harus tahu kebutuhan rakyatnya, bukan
               mengakomodasi kepentingan pihak tertentu," ujarnya.






                                                      Page 157 of 276.
   153   154   155   156   157   158   159   160   161   162   163