Page 62 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2020
P. 62
koordinasi," katanya.
Sebelumnya, Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono
menegaskan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja bukan mempermudah tenaga kerja
asing (TKA) masuk ke Indonesia.
Menurut dia, tidak semua TKA dapat dengan mudah masuk ke Indonesia sebab
hanya yang memiliki keahlian saja yang akan diberikan izin.
"Itu yang dipahami oleh beberapa pihak dengan mengatakan bahwa omnibus law
memudahkan asing masuk. Padahal yang kita mau permudah adalah TKA ahli untuk
kondisi tertentu," katanya.
Ia mencontohkan ada suatu pabrik tekstil besar yang secara mendadak mesinnya
mati lalu pemerintah mendatangkan teknisi asing karena hanya dia yang bisa
membetulkan.
Jika mengikuti peraturan yang masih ada, maka pengurusan izin untuk TKA sangat
rumit sehingga mesin perusahaan tekstil tersebut dapat mati lebih lama dan akan
merugikan perusahaan beserta pegawainya.
Selain itu, ujar dia, Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja tidak akan menurunkan
upah minimum pekerja sehingga tidak perlu khawatir.
Susiwijono mengatakan upah minimum itu juga tidak dapat ditangguhkan sehingga
perusahaan wajib memenuhi ketentuan upah minimum terlepas dari kondisi
perusahaan tersebut.
Tak hanya itu, nilai upah minimum justru berpotensi semakin naik dengan
ditentukan berdasarkan pertumbuhan ekonomi di masing-masing daerah sehingga
lebih proporsional.
Pewarta: M Razi Rahman Editor: Kelik Dewanto COPYRIGHT (c)2020 .
Page 61 of 152.

