Page 42 - E-Modul Pengembangan Pembelajaran PPKn SD_Neat
P. 42

Tahap analisis kebutuhan, yaitu proses melakukan studi pustaka bertalian
                  dengan kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, perkembangan kognitif peserta
                  didik,  perkembangan  moral  peserta  didik,  karakteritik  individual  dan  sosial
                  peserta didik dan empirik tentang sarana prasarana yang dimiliki sekolah serta
                  kemampuan guru. Pada tahap ini guru mesti memastikan kompetensi dasar dan
                  tujuan pembelajaran yang akan dicapai serta menganalisis media pembelajaran
                  apa yang relevan untuk kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran  tersebut.
                  Analisis  juga  dilakukan  untuk  memahami  perkembangan  kognitif  dan
                  perkembangan moral peserta didik usia Sekolah Dasar dan relevansinya dengan
                  media pembelajaran yang digunakan. Artinya untuk tahap perkembangan kognitif
                  oprasional  konkret  dan  tahap  perkembangan  moral  konvensional    media
                  pembelajaran yang bagaimana yang relevan digunakan.  Demikian juga dengan
                  analisis karakteristik sosial personal dan sosial peserta didik ditinjau dari aktivitas
                  peserta didik, sikap peserta didik, budaya peserta didik, nilai-nilai yang dianut
                  serta kemampuan dasarnya dalam membaca media pembelajaran yang akan
                  dibuat. Kegiatan berikutnya melakukan studi empirik tentang sarana prasarana
                  yang dimiliki oleh sekolah, sehingga media yang dikembangkan bisa ditampilkan
                  di dalam kelas. Misalnya sekolah tidak memiliki LCD, maka guru tidak mungkin
                  membuat  media  yang  menggunakan  LCD.  Analisis  terhadap  kemampuan
                  pengguna (guru) media pembelajaran juga mesti dilakukan untuk memastikan
                  media pembelajaran yang dibuat dapat ditampilkan dengan baik di dalam kelas.
                  Misalnya,  guru  tidak  memiliki  kemampuan  untuk  yang  memadai  untuk
                  menggunakan komputer, tentu media pembelajaran yang digunakan mesti tidak
                  menggunakan  alat  bantu  komputer.  Analisis  kebutuhan  ini  sangat  penting
                  dilakukan untuk memastikan semua komponen bersesuaian satu dengan yang
                  lainnya dan relevan dengan kebutuhan siswa serta kemampuan guru.
                         Tahap  merancang  media  pembelajaran,  yaitu  membuat  media
                  pembelajaran sesuai dengan materi. Hal-hal yang dilakukan adalah membuat
                  konten yang akan dimasukkan pada media pembelajaran, menyesuaikan ukuran
                  dan bentuk media pembelajaran, menampilkan dan mengecek tampilan media
                  pembelajaran  serta  melakukan  modifikasi  untuk  memastikan  media  yang
                  dikembangkan  sesuai  dengan  materi  ajar.  Membuat  konten  merupakan  hal
                  utama yang mesti diperhatikan, untuk memastikan keseuaian  antara materi ajar
                  dengan  konten  media  pembelajaran  yang  dibuat.  Misalnya  materinya  tentang
                  pemilihan umum, tentu saja konten medianya mesti bersesuaian dengan pemilu
                  dan  membangun  konsepsi  peserta  didik  tentang  pemilu.  Selain  memastikan
                  konten, pada kegiatan ini juga mesti dirancang bentuk media dan tampilan media
                  pembelajaran  yang  dikembangkan.  Misalnya  media  pembelajaran  yang  akan
                  ditampilkan  dalam  bentuk  gambar  bergerak,  bentuk  gambar  mesti  dipastikan
                  berdiri (kapa di atas),  bukan miring atau terbalik yang menyebabkan gambar
                  menjadi  lucu.  Demikian  juga  dengan  tampilan  media  pembelajaran,  mesti
                  dipastikan urutannya dan tujuan penampilannya. Jika menginginkan siswa fokus
                  pada konsep demokrasi sebelum pemilihan umum, maka media pertama yang
                  ditampilkan misalnya adalah masyarakat yang sedang mengadakan demontrasi
                  atau penyampaian pendapat di muka umum, baru disusul dengan menampilkan
                  gambar  atau  video  masyarakat  yang  sedang  memberikan  suara  di  tempat
                  pemungutan suara. Tampilan dan bentuk media akan menentukan keberhasilan
                  prolehan belajar peserta didik dalam pembelajaran PPKn Sekolah Dasar.




                                                           39
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47