Page 47 - E-Modul Pengembangan Pembelajaran PPKn SD_Neat
P. 47
menujukkan guru telah menggunakan sumber belajar yang bersifat multi sumber
untuk memudahkan peserta didik dalam memahami tentang demokrasi
Pancasila. Proses pebelajaran yang bersifat multi sumber akan memudahkan
peserta didik untuk mencari sumber belajar, merangsang kemampuan berpikir
kritis, kemampuan berpikir kreatif, melibatkan semua indra untuk menangkap
pengetahuan, meningkatkan motivasi belajar dan pada akhirnya meningkatkan
prestasi belajar peserta didik. Pembelajaran yang bersifat multi sumber juga
mampu mengembangkan sikap demokratis dalam aktivitas pembelajaran.
Beragam sumber belajar yang terdapat dalam berbagai aktivitas dapat dipilih
oleh peserta didik dan membandingkannya dengan sumber belajar lainnya,
sehingga terbangun prilaku melek informasi. Melek informasi merupakan
kemampuan untuk menerima informasi, menyaring informasi, menganalisis
informasi dan menggunakan informasi secara rasional dan bijaksana. Sumber
belajar yang besifat mono sumber dan multi sumber dapat digambarkan sebagai
berikut:
Gambar 8.1. Sumber Belajar yang Besifat Mono Sumber dan Multi Sumber
Berkembangnya teknologi informasi sudah selayaknya merubah
paradigma guru dalam memanfaatkan sumber belajar yang efektif dan efisien.
Misalnya, kegemaran peserta didik dalam menggunakan media sosial dapat
dimanfaatkan untuk mencari, membandingkan dan menganalisis berbagai
macam konten media sosial yang bertalian dengan materi yang dibahas.
Demikian juga dengan praktek pembelajaran PPKn Sekolah Dasar, semestinya
guru menggunakan berbagai sumber belajar yang dikemas secara terstruktur
dan sistematis untuk mengembangkan keterampilan peserta didik dengan
memanfaatkan teknologi. Dengan demikian sumber belajar yang digunakan akan
bersifat aktual, empirik, kontekstual, berbasi nilai dan bermakna untuk kehidupan
nyata peserta didik (Suastika, 2019).
44

