Page 13 - E-Modul pembelajaran terpadu SDH_Neat
P. 13
menemukan kiat-kiat untuk memunculkan kepermukaan hal-hal
yang dicapai melalui dampak pengiring (nurturant effect).
Senada dengan penjelasan di atas, Hernawan dan Resmini (2005:1.14)
memaparkan beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan
pembelajaran terpadu yaitu: (1) prinsip pada saat penggalian tema-tema,
(2) prinsip pada pelaksanaan pembelajaran, dan (3) prinsip pelaksanaan
penilaian.
1. Prinsip pada saat penggalian tema-tema.
Prinsip yang perlu diperhatikan pada saat penggalian tema-tema
adalah sebagai berikut: (a) Tema hendaknya tidak terlalu luas,
namun dengan mudah dapat digunakan untuk memadukan mata
pelajaran. (b) Tema harus bermakna, maksudnya tema yang dipilih
untuk dikaji harus memberikan bekal bagi peserta didik untuk belajar
selanjutnya. (c) Tema harus disesuaikan dengan tingkat
perkembangan peserta didik. (d) Tema yang dikembangkan harus
mampu menunjukkan sebagian besar minat peserta didik. (e) Tema
yang dipilih hendaknya mempertimbangkan peristiwa- peristiwa
otentik yang terjadi di dalam rentang waktu belajar. (f) Tema yang
dipilih hendaknya mempertimbangkan kurikulum yang berlaku serta
harapan masyarakat. (g) Tema yang dipilih hendaknya juga
mempertimbangkan ketersediaan sumber belajar.
2. Prinsip pada proses pelaksanaan pembelajaran terpadu.
Prinsip yang harus diperhatikan pada proses pelaksanaan
pembelajaran terpadu adalah sebagai berikut: (a) Guru hendaknya
tidak bersikap otoriter atau menjadi single actor yang mendominasi
aktivitas dalam proses pembelajaran. (b) Pemberian tanggung jawab
individu dan kelompok harus jelas dalam setiap tugas yang menuntut
adanya kerja sama kelompok. (c) Guru perlu bersikap akomodatif
terhadap ide-ide yang terkadang sama sekali tidak terpikirkan dalam
perencanaan pembelajaran.
3. Prinsip dalam proses penilaian pembelajaran terpadu.
Prinsip dalam proses penilaian pembelajaran terpadu perlu
diperhatikan adalah sebagai berikut: (a) Memberi kesempatan
kepada peserta didik untuk melakukan penilaian diri (selfevaluation)
di samping bentuk penilaian lainnya. (b) Guru perlu mengajak para
peserta didik untuk menilai perolehan belajar yang telah dicapai
berdasarkan kriteria keberhasilan pencapaian tujuan atau kompetensi
yang telah disepakati.
Sementara itu prinsip pembelajaran terpadu menurut Saud dkk
(2006:12) memaparkan sebagai berikut:
1. The hidden curriculum.
Peserta didik tidak hanya terpakku pada pernyataan atau pokok
bahasa tertentu, sangat memungkinkan pembelajaran yang
dikembangkan memuat pesan yang “tersembunyi” penuh makna bagi
peserta didik.
2. Subject in the curriculum.
Perlu dipertimbangkan mana yang perlu didahulukan dalam pemilihan
topik atau tema belajar, waktu belajar, serta penilaian kemajuan.
10

