Page 14 - E-Modul pembelajaran terpadu SDH_Neat
P. 14
3. The learning environment.
Lingkungan belajar di kelas memberikan kebebasan bagi peserta
didik untuk berpikir dan berkreativitas.
4. Views of the social world.
Masyarakat sekitar membuka dan memberikan wawasan untuk
pengembangan pembelajaran di sekolah.
5. Values and attitude.
Peserta didik memperoleh sikap dan norma dari lingkungan
masyarakat termasuk rumah, sekolah dan panutannya, baik verbal
maupun nonverbal.
2.3. Implikasi Pembelajaran Terpadu
Dalam implementasi pembelajaran terpadu mempunyai berbagai
implikasi terhadap beberapa hal mencakup guru, peserta didik, sarana,
prasarana, sumber belajar dan media, pengaturan ruang dan pemilihan
metode.
A. Implikasi terhadap guru.
Pembelajaran terpadu memerlukan guru yang kreatif baik dalam
menyiapkan kegiatan/pengalaman belajar bagi peserta , juga dalam
memilih kompetensi dari berbagai mata pelajaran dan mengaturnya
agar pembelajaran menjadi lebih bermakna, menarik, menyenangkan
dan utuh. Untuk itu kriteria guru yang dibutuhkan dalam pembelajaran
terpadu adalah sebagai berikut.
1. Guru yang kreatif.
Guru yang kreatif artinya guru yang mampu menjabarkan
pembelajaran dalam berbagai bentuk, apakah belajar di dalam
kelas, di luar kelas, maupun ditempat lain yaang memang
dibutuhkan dalam mencapai tujuan pembelajaran.
2. Guru yang adaptif.
Guru yang adaptif artinya guru yang dapat mengadaptasi berbagai
model pembelajaran dan menyesuaikannya dengan keadaan
peserta didik, keadaan sarana dan fasilitas yang tersedia. Melalui
cara tersebut, pembelajaran akan terus berlangsung dengan tidak
menjadikan alasan kekurangan akan sarana, fasilitas maupun
sumber belajar.
3. Guru yang akomodatif.
Guru yang akomidatif artinya guru yang mampu mengayomi
peserta didik dari segala macam karakter dan kemampuan.
Kemampuan guru menerima perbedaan yang heterogen, peserta
didik dengan segala tingkah lakunya akan menuntut guru yang
sabar, ulet dan mampu mengembangkan segala potensi yang
dimiliki peserta didik.
Di samping kemampuan di atas, tentunya guru dengan kualifikasi
standar tetap menjadi kriteria utama, seperti guru yang memiliki
wawasan kependidikan, psikologi peserta didik, pembelajaran dan
lain sebagainya. Lebih lanjut dijelaskan oleh Trianto (2011:117)
terdapat dua cara dalam pelaksanaan pembelajaran terpadu dalam hal
keterkaitan dengan guru. Dalam hal ini yang dimaksud adalah team
11

