Page 13 - BAHAN AJAR MSDM ORGANISASI PUBLIK BY JANDRY P. Z RATU KADJA, SE.,M.Si
P. 13

8 | Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi Publik


            it should be run  like a  democracy. ....both elected and  appointed public
            servants are acting on this principle and expressing renewed commitment
            to  such  ideals  as  the  public  interest,  the  governance  process,  and
            expanding democratic citizenship.”
                  Pelayanan  publik  yang  demokratis  dan  berkeadilan  sosial  lebih
            menekankan  pada:    1)  pelayanan  lebih  diarahkan  pada  warga  negara
            (citizen),  bukan  pada  pelanggan (customer); 2)  Seek the  public interest;
            3)   Value   citizenship   over   entrepreneurship;   4)   think   strategically;
            5) recognize that accountability is not simple; 6) serve rahter than steer;
            dan 7) value people, not just productivity (Denhardt & Denhardt, 2003,
            Syafri, 2012).
                  Perbedaan utama kedua perspektif di atas adalah terutama pada
            nilai  yang  menjadi  dasar  dalam  pelayanan  publik.  Perspektif   ini
            memiliki   nilai   demokrasi   dan   keadilan   sosial   sedangkan   kedua
            perspektif  sebelumnya      memiliki   efektivitas   dan   efisiensi   serta
            ekonomis.  Demokrasi   sebagai   nilai   berusaha   melibatkan   semua
            pemangku  kepentingan  dalam  proses  penyelesaian  masalah-masalah
            pelayanan publik, sehingga kebijakan-kebijakan dan program-program
            pelayanan  publik  yang  muncul  merupakan  kebijakan  dan  program
            yang disepakati bersama yang pada gilirannya menumbuhkab kedailan
            sosial.
                  Untuk   merealisasikan   hal   tersebut   di   atas,   maka   sistem
            pelayanan  publik  termasuk  sistem  manajemen    sumber           daya
            manusianya perlu mendapat perhatian utama terlebih dahulu. Sistem
            pelayanan  publik  dan  sistem  manajemen  sumber  daya  manusianya
            lebih   berorienasi   kepada   nilai   demokrasi   dan   kedailan   sosial.
            Pengadaan  dan  pengembangan  sumber  daya  manusia  menekankan
            pada  kemampuan  memahami  kepentingan  warga  dan  melibatkan
            mereka   dalam   proses   penyelesaian   masalah   pelayanan   publik.
            Program-program  pengembangan  sumber  daya  manusia  aparatur
            dirancang  untuk  melahirkan  sumber  daya  manusia  aparatur  yang
            memiliki  kemampuan  dan  keterampilan  melibatkan  mereka  dalam
            proses penyelesaian masalah pelayanan publik.
   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18