Page 18 - BAHAN AJAR MSDM ORGANISASI PUBLIK BY JANDRY P. Z RATU KADJA, SE.,M.Si
P. 18

Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi Publik  | 13



              peranan   wanita   merupakan   salah   satu   bentuk   perubahan   sosial
              budaya yang perlu diperhatikan dalam proses manajemen sumber daya
              manusia. Wanita sekarang tidak lagi hanya sebagai pendamping suami
              dan mengasuh anak di rumah, tetapi lebih dari itu wanita merupakan
              sumber  daya  manusia  yang  sama  kedudukannya  dengan  pria  dalam
              organisasi. Banyak wanita yang menduduki posisi puncak, baik dalam
              organisasi  publik  maupun  dalam  organisasi  privat  dan  berhasil
              membawa organisasinya mencapai kesuksesan. Tuntutan akan kondisi
              yang  demikian  semakin  besar  setelah  isu  gender  didengungkan  di
              mana-mana.
                    Kondisi  sosial  budaya  berkaitan  dengan  nilai-nilai,  sikap,
              kepercayaan, pandangan dan gaya hidup  yang terbentuk dari adanya
              dinamika  pendidikan,  kebudayaan,  agama  dan  faktor  ethnis  lainnya.
              Misalnya,  pandangan  pegawai  mengenai  pekerjaan.  Dalam  organisasi
              publik  masih  banyak  pegawai  melihat  pekerjaan  sebagai  beban,
              sehingga sangat sulit menyelesaikan pekerjaan sebagai tugasnya. Lain
              halnya  dalam  organisasi  privat,  umumnya  pegawai  melihat  pekerjaan
              sebagai  tantangan,  sehingga  pekerjaan  itu  dapat  diselesaikan  dengan
              baik.
              2.    Tantangan internal organisasi
                    Di  samping  organisasi  menghadapi  tantangan  eksternal,  seperti
              diuraikan di atas organisasi juga menghadapi tantangan internal atau
              tantangan dari dalam organisasi itu sendiri. Kedua tantangan ini harus
              dihadapi  sekaligus  untuk  meningkatkan  keunggulan  kompetitif  dari
              suatu  organisasi.  Kemampuan  organisasi  menghadapi  tantangan
              tersebut  amat  tergantung  pada  kekuatan  atau  kemampuan  sumber
              daya manusia yang dimilikinya.
                    Ada  beberapa  tantangan  internal  yang  dihadapi  oleh  organisasi,
              seperti  rencana  strategik,  anggaran,  sistem  informasi,  dan  perbedaan
              tujuan  individu  dengan  tujuan  organisasi.  Tantangan-tantangan
              internal organisasi tersebut  akan dibahas sebagai berikut:
              a.  Rencana strategic
                    Setiap  organisasi  seyogyanya  mempunyai  rencana  strategik.
              Rencana  strategik  ini  meliputi  rencana  keseluruhan  organisasi  yang
              sifatnya  jangka  panjang  maupun  menengah.  Kualitas  rencana
              ditentukan  oleh  kemampuan  para  perencana  membuat  prediksi-
              prediksi yang realistis dan dapat dijangkau atau dapat dicapai. Dalam
              formulasi  rencana  strategik  diperlukan  kemampuan  sumber  daya
              manusia (perencana) “membaca”  situasi-situasi internal  dan eksternal
              organisasi.  Memahami  situasi  internal  organisasi  berarti  dapat
              memperkirakan  kemampuan  para  sumber  daya  manusia  untuk
              merealisasikan rencana tersebut.
                    Rencana  srategik  merupakan  turunan  dari  visi  dan  misi
              organisasi, oleh karena itu pemahaman akan visi dan misi juga menjadi
              hal yang sangat penting.
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23