Page 55 - BAHAN AJAR MSDM ORGANISASI PUBLIK BY JANDRY P. Z RATU KADJA, SE.,M.Si
P. 55

50 | Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi Publik


            4.  Pengiklanan
                  Metode  ini  merupakan  suatu  metode  yang  efektif,  karena  dapat
            menjangkau  banyak  pelamar.  Pengiklanan  dapat  dilakukan  melalui
            surat kabar, majalah, papan pengumuman, radio, televisi, internet, dan
            sebagainya.  Pada  umumnya  pengiklanan  ini  memuat  pekerjaan-
            pekerjaan  yang  lowong,  persyaratan-persyaratan  yang  harus  dipenuhi
            oleh  pelamar,  dan  sebagainya.  Dengan  menggunakan  metode  ini
            kemungkinan akan terjadi “kebanjiran” pelamar, kalau pelamar banyak
            yang tertarik pada pekerjaan yang lowong tersebut. Banyaknya pelamar
            yang mendaftar akan memberikan peluang yang besar pada organisasi
            untuk mendapatkan pegawai yang diharapkan (yang berkualitas), akan
            tetapi menelan biaya yang sangat besar.
            5.  Agen-agen penempatan tenaga kerja
                  Rekrutmen   dapat   dilakukan   melalui   agen-agen  penempatan
            tenaga  kerja,  baik  pemerintah  maupun  swasta.  Agen    penempatan
            tenaga   kerja   di   Indonesia,   yaitu   Departemen   Tenaga   Kerja   yang
            tersebar ke seluruh daerah. Kantor ini berfungsi memberikan informasi
            mengenai lowongan pekerjaan dan penyalur tenaga kerja/pencari kerja.
                  Keperluan  tenaga  kerja    dapat  diperoleh  dari  agen-agen
            penempatan  tenaga  kerja.  Agen  ini  dapat  menyediakan  tenaga  kerja
            yang  dibutuhkan  organisasi,  sehingga  organisasi  pemakai  tinggal
            menerima  dan  memperkerjakan  tenaga  kerja  yang  direkrut  oleh  agen
            tersebut. Tetapi dapat pula organisasi pemakai hanya meminta proses
            rekrutmen  pada  agen  tersebut  dan  selanjutnya  organisasi  pemakai
            tinggal menyeleksi para pelamar yang memenuhi syarat.
            6.  Lembaga-lembaga pendidikan
                  Metode  ini  umumnya  dilakukan  untuk  merekrut  tenaga-tenaga
            professional dan manejerial. Organisasi pemakai tenaga kerja biasanya
            meminta lulusan pendidikan tinggi ke salah satu lembaga pendidikan
            tinggi  atau  universitas  dengan  memberikan  persyaratan-persyaratan
            pekerjaan  yang  lowong.  Pihak  perguruan  tinggi  merekomendasikan
            lulusannya kepada organisasi pemakai tenaga kerja.
                  Salah  satu  keuntungan  dari  metode  ini  adalah  biayanya  lebih
            rendah  dan  efektif  dibandingkan  dengan  metode  lainnya.  Organisasi
            pemakai  umumnya  merekrut  pegawai  dari  pendidikan  tinggi  yang
            sudah terpercaya atau sudah banyak dipakai alumninya.
            7.  Serikat pekerja
                  Organisasi  pemakai  tenaga  kerja  biasanya  juga  memanfaatkan
            organisasi   serikat   pekerja   dalam   merekrut   tenaga   kerja,   karena
            organisasi   ini   memiliki   daftar   anggota,   baik   yang   sudah   bekerja
            maupun yang tidak bekerja.
            8.  Balai latihan kerja
                  Balai  latihan  kerja  yang  dibentuk  oleh  pemerintah  bertujuan
            untuk  melatih  para  pencari  kerja  yang  kurang  atau  tidak  memiliki
   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60