Page 54 - BAHAN AJAR MSDM ORGANISASI PUBLIK BY JANDRY P. Z RATU KADJA, SE.,M.Si
P. 54

Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi Publik  | 49



              sudah  ada  dalam  organisasi.  Keuntungan  dari  rekrutmen  internal
              adalah  (a)  biaya  lebih  murah  jika  dibandingkan  dengan  rekrutmen
              eksternal,  (b)  organisasi  secara  khusus  telah  memiliki  pengetahuan
              tentang  keterampilan  dan  kemampuan  pelamar  internal  daripada
              pelamar eksternal, dan (c) kebijaksanaan organisasi untuk melakukan
              promosi    di   dalam   organisasi  akan   mempertinggi  semangat  para
              pegawai, komitmen, dan kepuasan kerja.
                    Rekrutmen    eksternal  adalah  merekrut  pegawai  dari  luar
              organisasi.   Keuntungan   utama   dari   pendekatan   ini   ialah   dapat
              memberikan  ide-ide  baru  dan  pemikiran-pemikiran  baru  dalam
              pengambilan  keputusan  organisasi.  Sedangkan  kelemahan  utamanya
              adalah mungkin berdampak negatif pada kekompakan dan moral kerja.
              Kelemahan  yang  lainnya  dalah  biaya  yang  lebih  tinggi  dibandingkan
              dengan rekrutmen internal.
                    Dalam rekrutmen internal terdapat beberapa  metode  (Bernardin
              dan Russel, 1993; Klingner & Nalbandian, 1980), yaitu :
              1.  Lamaran terbuka (Walk – ins)
                    Metode ini merekrut pegawai dan biayanya sangat murah, karena
              pelamar yang  datang langsung membawa berkas  lamarannya. Berkas
              lamarannya  disimpan  sampai  organisasi  membutuhkan  pegawai.
              Apabila pekerjaan yang lowong itu sesuai dengan kemampuan pelamar
              tersebut,  maka  pelamar  akan  dipanggil  melalui  surat  untuk  proses
              selanjutnya.
              2.  Lamaran tertulis
                    Lamaran tertulis ini hampir sama dengan metode  walks – ins di
              atas,   namun   dalam   metode   ini   pelamar   mengirimkan   langsung
              berkasnya kepada suatu organisasi. Pelamar mungkin saja mengetahui
              bahwa  ada  lowongan  kerja  yang  terbuka  pada  organisasi  tersebut,
              tetapi mungkin juga tidak mengetahuinya.
              3.  Rekomendasi dari pegawai
                    Metode  rekrutmen  ini  berbeda  dengan  kedua  metode  di  atas.
              Metode   ini   dilakukan   seorang   pegawai/pejabat   dalam   organisasi
              dengan   memberikan   rekomendasi   kepada   pelamar.   Pelamar   yang
              mendapatkan    rekomendasi  merupakan    salah  satu    keuntungan
              dibandingkan   dengan   pelamar   lainnya,   karena   rekomendasi   itu
              merupakan   suatu   “jaminan”   bahwa   pelamar   dapat   melakukan
              pekerjaan dengan baik, dapat bekerja sama dan loyal terhadap atasan.
              Umumnya pelamar yang mendapat rekomendasi dari pejabat organisasi
              adalah  pelamar  yang  berstatus  pegawai/karyawan  yang  tidak  tetap.
              Kelemahannya adalah pejabat sering memberikan rekomendasi kepada
              orang-orang  tertentu  saja,  misalnya  karena  ada  hubungan  keluarga,
              berasal  dari  daerah  yang  sama,  dan  sebagainya.  Begitu  pula
              rekomendasi  yang  diberikan  kepada  pelamar  tersebut  sering  tidak
              berdasarkan fakta yang sebenarnya.
   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59