Page 120 - PGSD-MODUL 1 BAHASA INDONESIA
P. 120
tercapainya kompetensi dasar (KD). Berikut contoh indikator dari KD 3.9 dan KD
4.9.
Tabel 13. Indikator Pencapaian Kompetensi
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR
3.9 Mencermati tokoh-tokoh yang 3.9.1 Menentukan tokoh-tokoh yang
terdapat pada teks fiksi yang terdapat pada teks fiksi
4.9 Menyampaikan hasil identifikasi 4.9.1 Merangkai hasil identifikasi
tokoh-tokoh yang terdapat pada tokoh-tokoh yang terdapat pada
teks fiksi secara lisan, tulis, dan teks fiksi
visual
Berdasarkan tingkat urgensi, kontinuitas, relevansi, dan keterpakaian,
indikator dibedakan menjadi tiga kategori, yaitu indikator kunci, indikator
pendukung atau indikator prasyarat, dan indikator pengayaan (Tri Priyatni, 2019).
a. Indikator kunci
Indikator kunci adalah indikator yang sangat memenuhi kriteria UKRK
(Urgensi, Keterkaitan, Relevansi, Keterpakaian). Kompetensi yang dituntut adalah
kompetensi minimal yang terdapat pada KD. Memiliki sasaran untuk mengukur
ketercapaian standar minimal dari KD. Dinyatakan secara tertulis dalam
pengembangan RPP dan harus teraktualisasi dalam pelaksanaan proses
pembelajaran. sehingga kompetensi minimal yang harus dikuasai peserta didik
tercapai berdasarkan tuntutan KD mata pelajaran. Berikut contoh indikator kunci
KD 3.4.
3.4 Menggali informasi dari teks dongeng tentang kondisi alam dengan bantuan
guru atau teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan
kosakata bahasa daerah untuk membantu pemahaman.
Kata kerja operasional (KKO) KD 3.4 adalah menggali (C2). Kata kerja
operasional (KKO) yang levelnya sama dengan kata kerja operasional (KKO) KD
3.4 adalah memperkirakan, menjelaskan, menceritakan, mengkatageorikan,
mencirikan, merinci, mengasosiasikan, membandingkan, mengkontraskan,
menjalin, mendiskusikan, mencontohkan, mengemukakan, menyimpulkan,
merangkum, menjabarkan, mengubah, mempertahankan, mengartikan,
menerangkan, menafsirkan, memprediksi, melaporkan, dan membedakan.Dalam

