Page 40 - Masa-il-Diniyyah-Buku-Pertama_Dr.-H.-Kholilurrohman-MA
P. 40

kesempatan lain membaiat dengan mencelupkan tangan dalam air,
               kemudian  kaum  perempuan  tersebut  mencelupkan  tangannya
               masing-masing pada saat yang sama.
                     Dalam  kitab  Tarikh  Dimasyq  (sejarah  Damaskus),  riwayat
               tentang  sepuluh  orang  perempuan  Quraisy  yang  masuk  Islam
               bahwa  mereka  datang  menghadap  Rasulullah  saat  berada  di  al-
                                                                    28
               Abthah untuk dibaiat, al-Hafizh Ibn ‘Asakir berkata : “Hindun,
               salah seorang dari mereka berkata: Wahai Rasulullah apakah kami
               memegang tanganmu ?. Rasulullah bersabda:

                       لييق لثم ةأرما ةئلم لييق ن إ ءاسنلا حفاصأ ٗ نيإ ءاسنلا حفاصأ ٗ نيإ  "

                                                                        "  ةدحاو ةأرمٗ



               Maknanya: "Sesungguhnya saya tidak berjabatan tangan dengan kaum
               perempuan, dan sesungguhnya ucapanku bagi seratus orang perempuan
               sama terhadap satu orang".

               Disebutkan  pula  bahwa  Rasulullah  meletakkan  kain  di  atas
               tangannya     dan    kemudian     kaum     perempuan     tersebut
               menyentuhnya.  Juga  disebutkan  bahwa  Rasulullah  didatangkan
               kepadanya  suatu  bejana  air,  lalu  beliau  memasukkan  tangannya
               kedalam  bejana  tersebut,  dan  kaum  perempuan  tersebut
               melakukan hal serupa.






                      28  Tarikh Madinat Dimasyq: Tarajum an-Nisa (h. 451)

                                               36
   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45