Page 199 - MATEMATIKA-BG-KLS-VII_Spread
P. 199
45°kemudian gabungkan susut tersebut
dengan sudut 90°, membentuk sudut
4 Empat segitiga siku-siku sama dan sebangun diberikan pada gambar di bawah
ini. Titik O adalah titik tengah segmen garis AC, dan garis l merupakan bisektor 135°(Pada gambar berikut ini, ∠FOI = 135°)
tegak lurus dari segmen garis CD. Jelaskan bagaimana transformasi berikut ini
dilakukan. l
A H
1 Transformasi ∆ABC menjadi F I
∆CFA dalam satu gerakan.
2 Transformasi dari ∆ABC menjadi O J
∆FED dalam satu gerakan.
3 Transformasi ∆ABC menjadi
∆FED dalam dua gerakan. B C
D E F O G
5 Sebuah ∆ ABC yang teletak pada bidang kartesius dengan koordinat titik
sudut A(1, 2), B(4, 1), C(3, 3). (3) Jika menarik garis garis sumbu terhadap
1 Lukislah ∆ DEF yang merupakan hasil translasi ∆ ABC sejauh 3 satuan ke
kiri dilanjutkan dengan 2 satuan ke atas. Tentukan koordinatnya. garis BE dan CF yang menghubungkan
2 Lukislah ∆ GHI yang merupakan hasil rotasi ∆ ABC dengan pusat (0, 0)
sebesar 90 o berlawanan arah jarum jam. Tentukan koordinatnya. dua titik yang berkorespondensi, titik
perpotongannya akan menjadi titik pusat
Penerapan
rotasi O.
1 Lukis sudut dengan ukuran berikut ini.
1 15° 2 135° 3 105° BAB 5 | Bangun Datar
2
A
2 Titik A berada pada keliling
lingkaran yang berpusat di O, seperti ① Tariklah diameter yang melewati titik A,
ditunjukkan pada gambar di
samping kanan. Lukislah persegi O kemudian titik perpotongannya dengan
ABCD yang titik-titik sudutnya berada
pada lingkaran. lingkaran diberi nama C.
② Tarik garis tegak lurus terhadap diameter
C
3 ∆DEF merupakan bentuk geometri
yang dihasilkan ketika ∆ABC dirotasi. A AC melalui O, dan jadikanlah titik
Temukan titik pusat
rotasi O dengan cara melukisnya. perpotongannya dengan lingkar menjadi B
D
dan D.
B
F ③ Hubungkanlah 4 titik A, B, C, D secara
E berurutan.
Bab 5 Bangun Datar 191
A
D
Jawaban O
B
Penerapan C
1 3
(1) Dengan menggunakan cara melukis Jika menarik garis garis sumbu terhadap garis
segitiga sama sisi, buat sudut 60°, BE dan CF yang menghubungkan dua titik yang
kemudian bagi menjadi dua bagian berkorespondensi, titik perpotongannya akan
sama rata menjadikannya 30°, kemudian menjadi titik pusat rotasi O.
membaginya jadi dua bagian sama rata
C
kembali menjadikannya sudut 15°. (Pada
A
gambar berikut, ∠BAE = ∠DAE = 15°)
C D B D
E
O F
E
A B
(2) Ambil titik pada garis, kemudian buat
garis tegak lurus yang melewati titik
tersebut, membentuk dua sudut 90°. Bagi
dua salah satunya menjadikannya sudut
Bab 5 Bangun Datar 191

