Page 59 - Kajian Akademik Kurikulum untuk Pemulihan Pembelajaran
P. 59

RANCANGAN KURIKULUM MERDEKA









                  Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi uji   kewirausahaan juga digunakan namun dengan
                  coba kurikulum di Sekolah Penggerak, contoh-  pengembangan yang berbeda. Di SMP ini
                  contoh projek ini memberikan inspirasi kepada   projek penguatan profil pelajar Pancasila
                  guru untuk mengembangkan projek sesuai        dilaksanakan dengan mengintegrasikan
                  dengan konteks masing-masing.                 beberapa mata pelajaran dalam pembelajaran
                                                                intrakurikuler. Sebagai contoh, kegiatan
                  Di salah satu SD di Bandung Barat, Provinsi   membuat teks prosedur (mata pelajaran Bahasa
                  Jawa Barat, kepala sekolah menyampaikan       Indonesia) digabungkan dengan olahraga dan
                  bahwa ia mengunduh contoh projek dengan       prakarya digabungkan, dibuat seolah-olah
                  tema kewirausahaan. Ia kemudian mengajak      seperti acara TV Masterchef, sebuah kompetisi
                  para guru dan sekelompok mahasiswa LPTK       memasak. Teks prosedur merupakan unsur
                  setempat untuk memodifikasi contoh tersebut   mata pelajaran Bahasa Indonesia, memasak
                  agar lebih relevan dengan konteks dan         olahan merupakan unsur mata pelajaran
                  sesuai dengan karakter peserta didik mereka   Prakarya, untuk unsur mata pelajaran Olahraga
                  dengan latar belakang keluarga petani dan     dinilai dari gizinya pada masakannya, dan unsur
                  peternak. Hasilnya, siswa di sekolah tersebut   mata pelajaran Matematika dinilai dari waktu
                  mengeksplorasi produksi susu sapi  sesuai     yang digunakan dalam memasak.
                  dengan keunggulan daerahnya. Di SMP di
                  wilayah yang sama, tema yang sama yaitu




                  4.  Mata Pelajaran Pilihan


                  Memberikan pilihan terkait mata pelajaran     pembelajar sepanjang hayat (lifelong learner).
                  kepada satuan pendidikan dan peserta didik    Dengan memilih, peserta didik belajar untuk
                  merupakan salah satu strategi yang dianjurkan   memegang kendali atas proses belajarnya
                  untuk menghindari kepadatan kurikulum         secara mandiri, termasuk menentukan tujuan
                  dan sejalan dengan prinsip fleksibilitas      personal, memotivasi diri untuk belajar,
                  (OECD, 2020a). Dalam Kurikulum Merdeka,       menyusun strategi, dan berperilaku yang
                  memberikan pilihan mata pelajaran juga        mengarah pada pencapaian tujuan tersebut.
                  mencerminkan semangat Merdeka Belajar yang    Woolfolk menekankan bahwa choice, atau
                  memberikan fleksibilitas dan otonomi lebih    kesempatan untuk menentukan pilihan, adalah
                  besar kepada satuan pendidikan dan peserta    hal yang sangat penting dalam membangun
                  didik. Pilihan ini juga semakin menguatkan    kemampuan belajar secara mandiri (self-
                  wewenang satuan pendidikan untuk              regulated learning). Dengan demikian,
                  mengembangkan kurikulum operasional yang      kurikulum perlu memberikan kesempatan untuk
                  sesuai dengan konteks, karakteristisk, serta   memilih kepada peserta didik sesuai dengan
                  kebutuhan belajar peserta didik.              minat, bakat, dan aspirasi masing-masing.

                  Dari perspektif teori belajar (Eggen & Kauchak,   Beberapa mata pelajaran perlu menjadi mata
                  2016; Woolfolk, 2017), memberikan pilihan     pelajaran wajib atas pertimbangan perannya
                  kepada peserta didik merupakan strategi       dalam mencapai Tujuan Pendidikan Nasional,
                  untuk membangun kompetensi untuk menjadi      membangun jati diri bangsa, serta perannya





                  KAJIAN AKADEMIK KURIKULUM UNTUK PEMULIHAN PEMBELAJARAN                                59
   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64