Page 62 - Kajian Akademik Kurikulum untuk Pemulihan Pembelajaran
P. 62

RANCANGAN KURIKULUM MERDEKA









               mereka. Mereka mulai perlu mendalami bidang-  selama di SMA tanpa harus terburu-buru
               bidang ilmu yang ingin mereka tekuni. Artinya,   mengambil keputusan segera sebelum masuk
               menghilangkan peminatan di jenjang SMA        SMA seperti yang perlu dilakukan dalam
               bukanlah opsi yang sejalan dengan prinsip     Kurikulum 2013. Memperdalam sekurang-
               rancangan Kurikulum Merdeka yang fleksibel    kurangnya dua disiplin ilmu, lulusan SMA juga
               dan fokus pada kompetensi. Oleh karena itu,   diharapkan memiliki kompetensi yang lebih
               dalam Kurikulum Merdeka peminatan ini tidak   holistik atau menyeluruh.
               dihapuskan, namun sistemnya yang diubah.
                                                             Kurikulum yang memberikan kesempatan
               Dalam Kurikulum Merdeka, peminatan dimulai    siswa untuk memilih perlu dirancang dengan
               pada kelas XI, berbeda dengan Kurikulum 2013,   memperhatikan kesiapan satuan pendidikan
               namun serupa dengan beberapa kurikulum        serta karakteristik mata pelajaran. Memberikan
               nasional sebelumnya, misalnya Kurikulum       pilihan mata pelajaran yang lebih beragam
               1984, Kurikulum 2004, dan Kurikulum 2006      tentu membutuhkan sumber daya manusia
               (lihat Gambar 3.4). Pengelompokan mata        guru serta infrastruktur yang lebih besar.
               pelajaran berdasarkan disiplin ilmu masih     Selain itu, sistem pemilihan mata pelajaran
               dilakukan dalam Kurikulum Merdeka, di mana    juga perlu dibangun di setiap sekolah dan
               ada 4 kelompok mata pelajaran pilihan yaitu:   guru, terutama guru BK yang diharapkan
               Matematika dan IPA (MIPA), IPS, Bahasa,       memainkan peranan baru dalam memfasilitasi
               dan Vokasi & Prakarya. Bedanya dengan         siswa untuk mata pelajaran ini. Hal ini bukan
               kurikulum-kurikulum nasional sebelumnya,      perubahan yang sederhana, oleh karena itu
               dalam Kurikulum Merdeka peminatan tidak       pemerintah memberikan dukungan kepada
               lagi menjadi program yang tersekat-sekat      satuan pendidikan, salah satunya dengan
               melainkan pemilihan mata pelajaran sesuai     memberikan beberapa contoh kebijakan dan
               minat, bakat, dan aspirasi siswa. Siswa memilih   mekanisme pemilihan mata pelajaran yang
               empat mata pelajaran minimal dari dua         dapat diadaptasi dan diadopsi oleh sekolah-
               kelompok mata pelajaran pilihan. Dengan kata   sekolah, atau menjadi inspirasi bagi mereka
               lain, siswa tidak lagi memilih program melainkan   dalam mengembangkan sistem tersebut.
               memilih mata pelajaran, maka tidak ada lagi
               track atau jalur di mana siswa dikelompokkan.  Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa
                                                             perubahan struktur kurikulum secara umum
               Dalam Kurikulum Merdeka, pemilihan mata       selaras dengan prinsip perancangan kurikulum,
               pelajaran dari dua atau lebih kelompok        di mana struktur kurikulum melanjutkan upaya
               mata pelajaran pilihan akan memberikan        yang telah mulai pada kurikulum-kurikulum
               kesempatan kepada seluruh siswa untuk         nasional sebelumnya yaitu fokus pada
               mengembangkan kompetensi yang dipelajari      kompetensi dan karakter, fleksibel, merujuk
               dari sekurang-kurangnya dua disiplin ilmu.    pada hasil kajian, dan sedapat mungkin
               Masing-masing disiplin ilmu memiliki ciri khas   sederhana agar dapat diimplementasikan
               yang mengembangkan kompetensi dan             sesuai dengan kesiapan pendidik dan satuan
               kemampuan berpikir yang berbeda-beda. Hal     pendidikan. Sesuai juga dengan prinsip
               ini memberikan kesempatan untuk siswa terus   perancangan kurikulum, apabila perubahan
               mengeksplorasi minat, bakat, dan aspirasinya   yang dibutuhkan adalah perubahan yang







               62
   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67