Page 56 - Kajian Akademik Kurikulum untuk Pemulihan Pembelajaran
P. 56

RANCANGAN KURIKULUM MERDEKA









               kriteria penilaian akreditasi sekolah. Akibatnya,   Berdasarkan evaluasi tersebut, kebijakan terkait
               dokumen kurikulum satuan pendidikan yang      kurikulum operasional yang perlu dikuatkan
               dihasilkan tidak benar-benar digunakan sebagai   adalah penyederhanaan dokumen kurikulum
               referensi perencanaan pembelajaran dan tidak   operasional sebagai output dari proses
               benar-benar mencerminkan pembelajaran         perancangan dan refleksi pembelajaran di
               yang sebenarnya terjadi. Setelah ditelaah lebih   satuan pendidikan (dan proses ini lebih penting
               mendalam, nampak bahwa salah satu faktor      untuk dilakukan setiap satuan pendidikan
               penting yang menyebabkan tidak efektifnya     daripada produknya). Dengan kata lain,
               pengembangan kurikulum satuan pendidikan      dokumen yang perlu dihasilkan dari proses
               adalah karena pengembangan kurikulum          pengembangan kurikulum satuan pendidikan
               satuan pendidikan ini lebih berfokus pada     tidak menjadi beban kerja yang berlebihan,
               format dokumen yang harus diisi oleh sekolah,   sesuai kebutuhan satuan pendidikan sehingga
               yang dinilai membebani guru terlalu berat.    bermanfaat bagi mereka, dan mencerminkan
               Karena fokus pada format dokumen, maka        proses pembelajaran yang diharapkan atau
               terjadi penyeragaman dokumen kurikulum        sesuai dengan prinsip pembelajaran dan
               satuan pendidikan. Hal ini bertentangan       asesmen.
               dengan prinsip yang paling mendasar dalam
               pengembangan kurikulum satuan pendidikan,     Selain itu, belajar dari tantangan yang dihadapi
               yaitu keleluasaan setiap satuan pendidikan    KTSP dan Kurikulum 2013, strategi yang
               untuk mengembangkan kurikulumnya sesuai       dilakukan untuk membantu satuan pendidikan
               keunikan masing-masing.                       mengembangkan kurikulum operasional
                                                             sekolah, pemerintah menyediakan panduan
               Selain itu, melalui diskusi kelompok          dan beberapa contoh konkrit dokumen
               terpumpun (DKT), pimpinan sekolah dan         kurikulum operasional sekolah. Contoh-
               guru menyampaikan bahwa tantangan dalam       contoh tersebut bervariasi formatnya untuk
               pengembangan kurikulum operasional juga       menunjukkan bahwa tidak ada tuntutan
               diakibatkan banyaknya aturan-aturan yang      penyeragaman dokumen. Penilaian kualitas
               mengikat sehingga sulit untuk mengembangkan   kurikulum operasional perlu merujuk pada
               kurikulum yang otentik dan kontekstual        kesesuaian antara kurikulum operasional
               karena aturan tersebut harus dipenuhi. Aturan   dengan kriteria yang bersifat prinsip, bukan
               tentang jam pelajaran, asesmen dan penilaian   teknis. Prinsip yang dimaksud adalah (Gabriel &
               hasil belajar siswa, serta aturan administrasi   Farmer, 2009; Glatthorn et al., 2019): berpusat
               lainnya yang diseragamkan membuat satuan      pada peserta didik, kontekstual, esensial,
               pendidikan memiliki ruang gerak yang sempit   akuntabel (berbasis data dan logis) , dan
               untuk mengembangkan kurikulum.                melibatkan berbagai pemangku kepentingan.



















               56
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61