Page 7 - or
P. 7
c. Pelari ketiga ditempatkan di daerah start ketiga dengan lintasan di
tikungan.
d. Pelari keempat di tikungan di daerah start keempat dengan lintasan
lurus dan berakhir di garis finis.
Regu estafet yang efektif harus benar-benar dipilih dari pelari bagi tiap-
tiap tahap. Pertimbangan dalam menyusun regu estafet atau lari sambung
antara lain berikut ini.
1) Pelari pertama
a) Pelari yang mempunyai start yang baik dan pelari tikungan yang
baik.
b) Pelari dengan kemampuan kecepatan tinggi, tetapi daya tahannya
kurang dibandingkan dengan pelari lain.
2) Pelari kedua
a) Pelari yang bertanggung jawab dan terampil sebab pelari ini
mempunyai tugas ganda yaitu sebagai penerima dan pemberi
tongkat.
b) Pelari dengan kemampuan daya tahan yang baik karena harus
menempuh jarak 120 m sampai 130 m.
c) Kemampuan di tikungan baik.
3) Pelari ketiga
Pelari yang mempunyai kemampuan tikungan baik dan kemampuan
lari sama dengan pelari 1 dan 2.
4) Pelari keempat
a) Pelari tercepat
b) Pelari yang mempunyai semangat juang yang tinggi karena
sebagai penentu kalah menangnya regu.
5. Peraturan Perlombaan
Untuk melaksanakan perlombaan lari sambung atau estafet terdapat
beberapa peraturan yang perlu diperhatikan demi mencapai prestasi yang
diharapkan yaitu sebagai berikut.
a. Panjang daerah pergantian tongkat estafet adalah 20 meter, lebar
1,20 meter dan bagi pelari estafet 4 x 100 meter ditambah 10 meter
pra-zona. Pra-zona adalah suatu daerah dimana pelari yang akan
berangkat dapat mempercepat larinya, tetapi di sini tidak terjadi
pergantian tongkat.
b. Setiap pelari harus tetap tinggal di jalur lintasan masing-masing,
meskipun sudah memberikan tongkatnya kepada pelari berikutnya.
Apabila saat ini tongkat itu terjatuh maka pelari yang menjatuhkannya
harus mengambilnya.
Penjasorkes untuk SMA dan MA Kelas XI 195