Page 10 - Penuntun Praktikum Biokimia
P. 10
2. Bahan
Cetakan (bisa menggunakan cetakan kue atau dari bahan bekas), botol
mineral berukuran sedang/kecil, 100 ml air mineral, larutan basa (NaOH/
KOH/ soda api) sebanyak 2 sendok makan, senyawa golongan lipid (minyak
goreng/ minyak jelantah 150 ml), pewarna makanan secukupnya, dan 3
sendok makan baby oil.
D. Prosedur Kerja
1. Dimasukkan larutan basa (NaOH/ KOH/ soda api) sebanyak 2 sendok
makan kedalam gelas beaker yang berisi 100 ml air mineral, segera diaduk
hingga NaOH/ KOH/ soda api benar-benar larut didalam air kemudian
biarkan larutan tersebut hingga dingin.
2. Dituang minyak goreng murni 150 ml kedalam gelas beaker yang kosong
kemudian ditambahkan 3 sendok makan baby oil kemudian dihomogenkan
dengan cara diaduk.
3. Jika larutan NaOH/ KOH/ soda api (pada poin 1) telah dingin maka
dituang kedalam gelas beaker yang berisi minyak (pada poin 2) kemudian
dihomogenkan dengan cara diaduk.
4. Larutan yang sudah tercampur (pada poin 3) dimasukkan kedalam botol
mineral bekas dengan menggunakan corong kemudian ditutup lalu di
shake (dikocok) hingga larutan dalam botol mengental.
5. Larutan yang sudah mengental diberikan sedikit pewarna atau tanpa
pewarna kemudian diaduk lalu dituang kedalam cetakan, didiamkan
hingga larutan memadat.
6. Diulangi langkah 1-5 namun minyak goreng murni diganti dengan minyak
jelantah (minyak goreng bekas).
10

