Page 34 - MENJADI GURU SEJAHTERA TANPA UTANG-
P. 34
pendapatan sebesar tujuh ribu rupiah. Dengan berjalannya
waktu warungku bertambah maju.
Semenjak memiliki warung, walaupun kecil, ternyata
membuat hatiku tenteram. Setiap hari bisa memegang uang
walau aku tahu itu uang dagangan. Banyak sekali sisi‐sisi
positif yang bisa diambil dari berdagang. Sembilan pintu
rezeki bisa terbuka bersama‐sama dari berdagang. Allah
memberi rejeki bisa kapan saja. Bahkan tengah malam
sekalipun, ada pelanggan yang datang mengetuk pintu untuk
mengirim rezeki Alloh ke rumah.
Hatikupun bisa semakin mudah bersyukur, karena hampir
setiap hari ada peminta‐minta yang datang. Aku selalu
merasa lebih beruntung. Aku tidak pernah mengeluhkan hal
itu, karena aku yakin dengan memberikan sebagian rezeki
kami kepada peminta‐minta, walaupun hanya recehan, itu
akan mempermudah pintu rezeki kita terbuka. Akupun
semakin peduli dengan tetangga. Sebagai seorang pedagang,
aku bisa membeli barang lebih murah. Dengan begitu,
memberikan sesuatu kepada tetangga itu terasa lebih ringan.
Alhamdulillah aku bisa menabung sedikit dari laba
warung, sedangkan yang sebagian lagi aku gunakan untuk
kulakan. Aku berusaha tidak mengecewakan pelanggan.
Setiap ada barang yang diminta pelanggan tapi aku tidak
punya, hari berikutnya pasti segera aku carikan. Ada
beberapa hal yang tetap aku pegang teguh selama
berdagang, di antaranya tidak menjual barang yang banyak
mudaratnya misalnya rokok, kartu untuk judi, dan lainnya.
Walaupun barang‐barang itu peminatnya banyak tetapi aku
yakin tidak barokah. Selain itu aku juga tidak melayani
26 | Danarti

