Page 16 - Edelweis Bayan_Neat
P. 16

4.     Berdasarkan makna yang terkandung pada wajah syabah




















                 Kedua gambar di atas merupakan perbandingan antara gugus bintang tsuroya dan setangkai
          anggur yang sama-sama memancarkan cahaya. Keduanya memiliki kemiripan sifat berupa bulat, padu
          berdekatan, warna yang sama, serta bersinar.

                 Demikian orang Arab menggunakan gambaran benda atau peristiwa yang dalam hal ini ialah
          rangkaian setangkai anggur untuk dua hal yang memiliki kesamaan dalam banyak titik. Contoh lain
          dalam bahasa Indonesia:
                                                    Lubang

                 Ayah tampak sedang berusaha untuk menutupi lubang di atap rumah kami. Entah mengapa lubang itu
          seakan tak pernah dapat ditutupi. Minggu kemarin, ketika hujan deras, meskipun lubang itu telah diperbaiki, kebo-
          coran tetap terjadi.
                 Ibu terus berusaha untuk menampung kebocoran dan mengepel cipratan airnya. Aku juga turut membantu
          dengan mengganti ember yang sudah penuh oleh air hujan secara berkala. Kami hanya bisa terus berusaha untuk me-
          nutupi atau menangkal kebocoran dari lubang itu.
                 Kali ini, tampaknya Ayah menutup lubang itu dari dua sisi, dari bagian dalam dan luar atap rumah. Seha-
          rusnya kali ini lubang itu sudah benar-benar tertutup. Hari ini juga tidak hujan, namun anehnya, rintikan air tetap
          turun dari lubang itu.
                 Seakan lubang itu tak pernah dapat diperbaiki dan tak peduli hujan ataupun tidak, ia tetap meneteskan
          air. Seperti bagaimana kami yang masih terus meneteskan air mata dan belum dapat menerima bahwa Ia telah pergi.
          Adikku tercinta, yang menjadi lubang di atas rumah kami.
          Baik contoh pertama maupun kedua sama-sama menggunakan gambaran benda dan peristiwa untuk
          mengibaratkan sesuatu. Pada contoh pertama memanfaatkan gambaran deskripsi rangkaian buah an�
          ggur. Sedangkan contoh kedua menggunakan peristiwa kehilangan yang menyisakan lubang pada hati
          pada tetesan air hujan dari atap rumah yang menyisakan lubang tak terlihat. Agar lebih mantap dalam
          memahaminya, mari perhatikan kedua contoh berikut:
                 “Nak, jika kau merasa hidupmu seperti sampah maka sesungguhnya sampah itu bukan berarti
          sesuatu yang tidak berguna. Sampah itu menyuburkan tanah sehingga menjadi gembur. Jika pun itu



             14      Buku Ajar Edelweis Bayan
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21