Page 37 - IST Baru
P. 37
C. CIKAL BAKAL LAHIRNYA KODAM VI ERA 1950–1957
• Terbentuknya Teritorium Kalimantan
Salah satu peristiwa penting yang dapat diicatat sebagai awal pembentukan kompar-
temen pertahanan di Kalimantan adalah pengiriman misi militer Kementerian Pertahanan Re-
publik Indonesia ke wilayah Kalimantan.
Delegasi yang dipimpin oleh Mayor Jenderal Suhardjo bersama beberapa orang per-
wira lainnya mengunjungi Banjarmasin, Kalsel serta beberapa wilayah lainnya dengan tujuan
antara lain untuk meneliti dan mengetahui sisa-sisa kekuatan militer kerajaan Belanda be-
serta boneka-boneknya yang masih berada di Kalimantan serta menginventarisir perjuangan
rakyat Kalimantan yang berafiliasi kepada Republik. Empat bulan setelah kedatangan misi mi-
liter tersebut tepatnya pada tanggal 5 Januari 1950 dibentuklah Teritorium Kalimantan yang
berkedudukan di Banjarmasin.
Dengan berdirinya Kompartemen Pertahanan ini, maka satuan Divisi Lambung
Mangkurat dihapus dan sebagian personelnya dialihkan untuk memperkuat satuan-satuan
yang baru dibentuk. Teritorium Kalimantan membawahi 4 Sub Kompartemen, berbentuk
Sub-Teritorium, yaitu:
1. Sub Teritorium I / Kalbar
2. Sub Teritorium II Kalteng
3. Sub Teritorium III Kalsel
4. Sub Teritorium IV Kaltim
Kemudian, pada bulan April 1950 semua Teritorium dilikuidasi menjadi 3 (tiga) Bri-
gade Operasi, yaitu:
1. Sub Teritorium I/Kalbar menjadi Brigade “G”
2. Sub Teritorium II/Kalteng dan Sub Teritorium III/Kalsel menjadi Brigade “F”
3. Sub Teritorium IV/Kaltim menjadi Brigade “E”.
Guna mengendalikan pola operasi dan pembinaan Teritorium, pada tanggal 20 Juli
1950 Kasad Kolonel A.H Nasution meresmikan berdirinya Tentara dan Teritorium VI/Tpr yang
berkedudukan di Banjarmasin.
Dua tahun kemudian, terhitung mulai tanggal 27 Juli 1952 postur pertahanan yang
pada awalnya berbentuk Brigade dirubah menjadi Resimen Infanteri
37

