Page 83 - KUMPULAN_CERPEN_FLIPPING BOOK
P. 83

“Yang ini aku nitip, ya. Dari adikku.”

                    Aku mengangguk tanpa berani bertanya apa isi kotak
            itu. Karena lagi-lagi aku tak mau menjadi serakah padanya. Aku

            sudah cukup bahagia melihatnya kembali. Itu saja.

                    Tapi kali ini dia tak kembali, sejak pagi tadi. Sebagai
            gantinya ketiga pria ini masuk ke dalam warung melihat-lihat
            sekeliling. Lalu  meminta ijin  masuk ke  kamar tidur  di bagian

            belakang. Ketiganya terpaku pada benda diatas meja.

                    “Apakah Saudara Hadi yang memberi Anda gramophone
            ini?”


                    Aku baru tahu benda itu memiliki nama yang asing
            ditelinga. Aku sangat suka mendengarkan musik klasik meski
            aku bodoh tentang Mozart, Beethoven dan teman-temannya.
            Mungkin itulah alasan Hadi memberiku benda ini. Aku mencoba
            menggeleng tapi akhirnya kuanggukkan kepala.


                    “Apakah ada benda lain yang dia berikan?”

                    Mataku melirik laci disebelah tempat tidur. Aku menunduk
            gugup saat seorang dari mereka membuka laci dan mengambil

            kotak kecil berwarna biru tua. Awalnya aku tak ingin tahu apa
            isi tas  yang diberikan Hadi.  Namun  entah setan  mana yang
            merasukiku hari itu. Kukeluarkan kotak itu dari dalam tas dan
            kubuka. Aku terdiam melihat isinya.


                    “Apakah jam ini juga untuk Anda?”



                                                        Kumpulan Cerpen  75
   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88