Page 486 - Prosiding Seminar Nasional: Problematika Pertanahan dan Strategi Penyelesaiannya. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional bekerja sama dengan Pusat Studi Hukum Agraria
P. 486

478    Prosiding Seminar: Problematika Pertanahan dan Strategi Penyelesaiannya



                                Gambar 2. Tahapan Penyelenggaraan Pengadaan Tanah
























             Sumber: Resume Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012

                  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN melalui Kantor Wilayah BPN Provinsi beru-

             paya keras untuk mensukseskan pelaksanaan pengadaan tanah bagi Proyek Strategis Nasio-
             nal. Beberapa terobosan yang dilakukan adalah dengan melakukan revisi Peraturan Presiden
             tentang  penyelenggaraan  pengadaan  tanah  serta  Peraturan  Menteri  tentang  pelaksanaan
             pengadaan tanah dengan memangkas jangka waktu penyelesaian. Selain itu, Kementerian

             Agraria dan Tata Ruang/BPN pun mulai mengembangkan sebuah aplikasi pengadaan tanah
             berbasis internet yang terintegrasi secara nasional. Penjelasan mengenai aplikasi ini akan
             diuraikan pada subbagian selanjutnya.


             Penerapan  Aplikasi  Sistem  Informasi  Pengadaan  Tanah  di  Kementerian  Agraria  dan  Tata
             Ruang/Badan Pertanahan Nasional
                  Kementerian  Agraria  dan  Tata  Ruang/Badan  Pertanahan  Nasional  (ATR/BPN)  telah
             memulai  mengimplementasikan  penerapan  teknologi  informasi  pada  proses  pengadaan

             tanah. Pusat Data dan Informasi Pertanahan, Tata Ruang, dan LP2B (Pusdatin) pada tahun
             2015 memulai untuk mengembangkan sebuah aplikasi pengadaan tanah yang diberi nama
             Sistem Informasi Pengadaan Tanah (SIPT). Aplikasi ini kemudian mulai dipergunakan pada

             tahun 2016.
                  Sistem Informasi Pengadaan Tanah (SIPT) yang dikembangkan Pusdatin hanya menca-
             kup  tahapan  pelaksanaan  pengadaan  tanah  yang  menjadi  tanggung  jawab  Kementerian
             ATR/BPN. SIPT mengubah pola pelaksanaan pengadaan tanah di Kantor Wilayah BPN Pro-

             vinsi atau Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota dari semula secara manual menjadi berbasis
             internet yang terhubung dengan basis data pertanahan (KKP dan geoKKP) yang berada di
             Pusat. Pemograman aplikasi SIPT mengacu pada tahapan pelaksanaan pengadaan tanah pada
   481   482   483   484   485   486   487   488   489   490   491