Page 487 - Prosiding Seminar Nasional: Problematika Pertanahan dan Strategi Penyelesaiannya. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional bekerja sama dengan Pusat Studi Hukum Agraria
P. 487

Ganang Prakoso: Penguatan Sistem Informasi Pengadaan Tanah Terpadu ...     479


             peraturan perundang-undangan yang berlaku mulai dari pendaftaran permohonan penga-
             daan tanah, pelimpahan atau tidak pelimpahan pelaksanaan pengadaan tanah, proses satgas
             A dan Satgas B, penilaian ganti kerugian hingga penyerahan hasil.
                  Pada tahun 2017, Pusdatin mengembangkan SIPT berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan

             pada beberapa Kantor Wilayah BPN Provinsi atau Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota yang
             telah mempergunakannya. Ada beberapa perbedaan antara SIPT Versi 1 dan SIPT Versi 2.
             Perbedaan pertama, pada SIPT versi 1 saat petugas memasukan data permohonan pelaksa-

             naan pengadaan tanah, petugas diharuskan memasukan data koordinat lokasi yang terdapat
             pada peta Penetapan Lokasi. Berbeda dengan Versi 1, pada Versi 2 dalam tahapan yang sama,
             petugas  hanya  diwajibkan  memasukan  lokasi  desa/kelurahan,  kecamatan  dan  kabupaten
             letak pengadaan tanah.

                  Perbedaan  kedua  terletak  pada  mekanisme  penggambaran  peta  keliling  dan  peta
             rincikan. Pada Versi 1 SIPT, penggambaran peta keliling dan peta rincikan menggunakan
             aplikasi penggambaran ArcGIS yang kemudian diintergrasikan dengan basis data KKP dan
             geoKKP. Sedangkan pada SIPT versi 2, penggambarannya langsung dengan login ke aplikasi

             geoKKP dengan menggunakan aplikasi penggambaran autocadMap.Perbedaan terakhir ada-
             lah pada pembuatan Surat Keputusan dan Berita Acara pelaksanaan kegiatan. Pada SIPT Versi
             1, Surat Keputusan dan Berita Acara pelaksanaan kegiatan dibuat didalam sistem SIPT namun

             penomorannya masih manual diluar sistem SIPT. Berbeda dengan Versi 1, pada SIPT Versi 2,
             Surat Keputusan dan Berita Acara pelaksanaan kegiatan dibuat diluar sistem SIPT dengan
             penomoran berdasarkan sistem SIPT. Perbedaan SIPT Versi 1 dan Versi 2 dapat dilihat pada
             Tabel 3.

                                      Tabel 3.Perbedaan SIPT Versi 1 dan Versi 2
                  No  Perbedaan               Versi 1                     Versi 2
                  1.   Pemasukan Lokasi       Menggunakan koordinat       Menggunakan lokasi
                       Pengadaan Tanah        peta Penetapan Lokasi       Desa/Kelurahan,
                                                                          Kecamatan dan
                                                                          Kabupaten
                  2.   Penggambaran Peta  Menggunakan Aplikasi            Menggunakan geoKKP
                       Keliling dan Peta      ArcGIS
                       Rincikan
                  3.   Surat Keputusan        SK dan Berita Acara         SK dan Berita Acara
                       dan Berita Acara       dibuat oleh sistem dan      dibuat manual diluar
                                              penomoran manual diluar  sistem dan penomoran
                                              sistem                      oleh sistem
             Sumber: Analisis aplikasi dan Pusdatin, 2017

                  Selain Pusdatin, Kantor Pertanahan Kabupaten Pemalang juga mengembangkan sistem
             informasi pengadaan tanah yang diberinama Sistem Informasi dan Managemen Pengadaan

             Tanah Instansi (SIMPATI). Berbeda dengan SIPT Pusdatin, SIMPATI masih bersifat lokal dan
             belum  terintegrasi  dengan  basis  data  pertanahan  yang  terdapat  dalam  aplikasi  KKP  dan
   482   483   484   485   486   487   488   489   490   491   492