Page 505 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 505

di daratan dan perairan seluas 133.424.121,33 hektar.  Seluas
                       128.225.146,02 kawasan hutan di daratan dan sekitar 5 juta
                       lebih berupa perairan (Kemenhut 2013) .
                                                           63
                            Selain itu terdapat masalah berupa perspektif penetapan
                       kawasan hutan di Kementerian Kehutanan yang hanya
                       memenuhi syarat administratif  (saat telah mencapai ‘temu
                       gelang’) dan disahkan dalam Berita Acara Tata Batas (BATB),
                       sehingga dalam kenyataan lapangannya ia melanggar penguasaan
                       masyarakat yang telah mendiami dan memanfaatkannya didalam
                       lingkungan dan penanda alam yang ada (sungai, pantai, dll).
                            Oleh sebab itu dilakukan penetapan kawasan sebagai
                       tindak lanjut MK 35 tersebut. Hal ini juga akibat desakan dari
                       Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menemukan bahwa
                       Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kajian Sistem
                       Perencanaan dan Pengelolaan Kawasan Hutan di Direktorat
                       Jenderal Planologi pada tahun 2010. Ada tiga permasalahan
                       yang ditemukan dari kajian ini; 1) disharmonisasi kebijakan
                       dan regulasi antar sektor, 2) pelaksanaan pengukuhan kawasan
                       hutan yang belum optimal, 3) belum adanya mekanisme
                       penyelesaian konflik kawasan hutan yang memberikan keadilan
                       bagi seluruh pihak.  Inilah yang mendorong perlu adanya Nota
                       Kesepahaman Bersama Percepatan Pengukuhan Kawasan Hutan
                       yang ditandatangani oleh 12 Kementerian dan Lembaga (NKB
                       12 K/L) pada tanggal 12 Maret 2013 di Jakarta tersebut .
                                                                          64
                            Sampai dengan tanggal 3 September 2014 seluas
                       58.154.230,24 hektar (47,51%) dari seluruh kawasan hutan
                       seluas 122.404.872,67 hektar telah berhasil dilakukan
                       penetapan kawasan hutan. Penetapan sebelum percepatan
                       penetapan kawasan hutan sampai dengan tahun 2009 seluas
                       13.819.510,12 hektar atau sebesar 11,29%, sehingga seluruh
                       penetapan kawasan hutan (sebelum dan setelah percepatan)





                 63 Kasmita Widodo, “Hutan Adat dalam Tumpukan Penguasaan Hutan”, http://www.
            mongabay.co.id/2014/01/09/hutan-adat-dalam-tumpukan-penguasaan-hutan/, diakses 9 Agustus
            2014
                 64 ibid


            474      Hubungan Keagrariaan
   500   501   502   503   504   505   506   507   508   509   510