Page 668 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 668

1.    Akademi Agraria yogyakarta (AAy)
                   Semangat melahirkan tenaga ahli di bidang keagrariaan serta semangat
             untuk mengembangkan bidang keilmuan keagrariaan yang mengiringi dan
             mengikuti kelahiran UUPA menumbuhkan gagasan untuk mewujudkan
             lembaga pendidikan tinggi yang mengkaji persoalan keagrariaan.
             Berkenaan dengan hal tersebut, Menteri Pertanian dan Agraria pada saat
             itu menerbitkan Surat Keputusan Nomor SK.36/KA/1963 pada tanggal 24
             September 1963 tentang Pendirian Akademi Agraria yang berkedudukan
             di Yogyakarta. Untuk merealisasikan pendirian Akademi Agraria tersebut
             Menteri Pertanian dan Agraria melakukan kerjasama dengan Rektor
             Universitas Gadjah Mada yang tertuang dalam Piagam Kerjasama dan
             ditandatangani pada tanggal 10 Oktober 1963. Adapun jenjang studi yang
             ditetapkan adalah Jenjang S–0 (Sarjana Muda/BA) dengan Jurusan Agraria.
                   Berdirinya Akademi Agraria di Yogyakarta ini tidak terlepas dari
             sejarah kelahiran UUPA yang diawali dengan kajian keagrariaan oleh Seksi
             Agraria Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada awal
             berdirinya UGM, yang kemudian melahirkan Panitia Agraria Yogya pada
             tahun 1948. Meskipun pada akhirnya Panitia Agraria Yogya dibubarkan
             pada tahun 1951 seiring dengan pembentukan Panitia Agraria Jakarta,
             namun semangat para pakar agraria di Yogyakarta dalam berkontribusi
             dalam penyiapan undang–undang agraria tetap tinggi. Di samping beberapa
             hal di atas, ketersediaan tenaga pengajar yang menekuni bidang keagrariaan,
             juga turut menjadi pertimbangan dalam pendiriaan Akademi Agraria di
             Yogyakarta.
                   Demi kelancaran dalam proses pembelajaran dan pengelolaan
             pendidikan tinggi di bidang agraria tersebut, pada tanggal 5 Agustus 1966
             Direktur Jenderal Agraria dan Transmigrasi menerbitkan Statuta Akademi
             Agraria Nomor BP/III/SK.56/1966. Dalam perkembangannya, untuk
             memenuhi kebutuhan pelayanan di bidang keagrariaan yang semakin
             bertambah pada tanggal 24 September 1971 dibentuklah Jurusan Tata Guna
             Tanah dengan Program S–0 (Sarjana Muda/B.Sc) dengan Surat Keputusan
             Menteri Dalam Negeri Nomor 95a Tahun 1971.











                                                   Ilmu Agraria Lintas Disiplin  637
   663   664   665   666   667   668   669   670   671   672   673