Page 453 - Konstitusionalisme Agraria
P. 453

2.   Kewenangan kementerian yang berkaitan dengan pengelolaan
                 dan pemanfaatan tanah dan sumber daya alam,
            3.   Kewenangan kementerian yang berkaitan dengan perlindungan
                 dan pengedalian dalam pengelolaan dan pemanfaatan tanah
                 dan sumber daya alam serta lingkungan hidup


                 Pembagian ke dalam karakteristik kewenangan tersebut bisa
            mengefektifkan pelaksanaan urusan pemerintahan dan mengakhiri
            dualisme penguasaan tanah. Selama ini penguasaan tanah di
            Indonesia dikuasai oleh dua instansi yakni instansi petanahan dan
            instansi kehutanan. Instansi kehutanan menguasai tanah paling luas
            sebab klaimnya atas kawasan hutan mencapai 70% daratan Indonesia.
            Salah satu cara untuk mengakhiri itu adalah dengan memindahkan
            atau menyatukan urusan tata kuasa atas tanah (tenurial) kepada satu
            instansi pemerintah agar yang menjadi langkah awal bagi perbaikan
            tata kelola dan pelaksanaan reforma agraria.



            Pembentukan Pengadilan Agraria

            Sengketa dan konflik agraria semakin massif dan meluas. Dalam
            menghadapi berbagai sengketa dan konflik tersebut menunjukan
            bahwa institusi hukum yang tersedia belum mampu menyelesaikan
            dan belum mampu tampil menjadi kekuatan penyeimbang antara
            orang kecil dihadapan penguasa. Malah seringkali institusi
            hukum melegitimasi tindakan-tindakan yang tidak memihak
            kepada orang kecil. Kurang memadainya institusi penegak hukum
            untuk menyelesaikan sengketa dan konflik agraria kemudian
            menghasilkan tuntutan untuk membentuk suatu kelembagaan
            baru untuk bisa mengatasi sengketa dan konflik agraria yang
            semakin massif dan meluas.
                 Konsorsium Pembaruan Agraria sejak tahun 2004 mengusulkan
            pembentukan Komisi Nasional untuk Penyelesaian Konflik
            Agraria (KNuPKA). Sebagai  lembaga  yang  menangani  konflik-
            konflik  agraria  dan mempersiapkan  pelaksanaan  pembaruan
            agraria  di  Indonesia,  KNuPKA berwenang untuk: (a) Mendaftar,



               422     Konstitusionalisme Agraria
   448   449   450   451   452   453   454   455   456   457   458