Page 471 - Konstitusionalisme Agraria
P. 471

Bagan 1:
            Kerangka Penjelas Sebab-Akibat Konflik Agraria Struktural, Kondisi-kondisi yang
            Melestarikan, dan Akar Masalahnya. Sumber rujukan Rachman (2013). “Sebab-
            sebab Konflik Agraria Struktural”. Jurnal Ilmu Pemerintahan. Universitas Indonesia;
            dan Rachman (2013) “Rantai Penjelas Konflik-konflik Agraria yang Kronis, Sistemik,
            dan Meluas”. Bhumi, Jurnal Ilmiah Pertanahan PPPM – STPN No. 37 Tahun 12,
            April 2013.




             “Kematian Petani”  yang telah terlebih dahulu dituturkan
            Konteks lebih luas dari konflik agraria struktural ini adalah arus
            besar “kematian petani”. Saya mencoba menggambarkan apa yang
            dimaksudkan dengan “kematian petani itu” dengan melihat lebih
            jelas laju penyusutan lahan pertanian, yang menurut Khudori
            (2013) dalam artikelnya di Kompas, 30 Januari 2013, ”Darurat Lahan
            Pertanian”, mencapai angka 110.000 ha per tahun (1992-2002); dan
            melonjak menjadi 145.000 ha/per tahun (2002-2006). Secara retorika
            saya bisa perlihatkan bahwa setiap menit, 0,25 ha lahan pertanian
            rakyat berubah menjadi non-pertanian. Saya bisa tambahkan
            bahwa tiap menit, satu rumah tangga petani terpaksa meninggalkan
            pekerjaan pertaniannya.


               440     Konstitusionalisme Agraria
   466   467   468   469   470   471   472   473   474   475   476