Page 318 - Melacak Sejarah Pemikiran Agraria Indonesia Sumbangan Pemikiran Mazhab Bogor
P. 318
Bab VIII
Kesimpulan
Modernisasi merupakan gagasan utama dalam sejarah pem-
bangunan pedesaan di Indonesia sejak masa kolonial hingga Orde
Baru. Pajak atas tanah, menghidupkan aset yang mati, industri-
alisasi, kebijakan etis, hingga Revolusi Hijau masa Orde Baru,
dengan berbagai bentuk dan caranya, merupakan pengejawenta-
han dari gagasan itu. Tujuannya adalah untuk meningkatkan
produksi dari kekayaan alam, termasuk sumber-sumber agraria di
wilayah pertanian-pedesaan. Berbagai kebijakan dalam periode
itu, terkecuali masa pasca kemerdekaan hingga Orde Lama ketika
ada upaya untuk melakukan landreform, meyakini bahwa pening-
katan produksi akan membawa perembesan kesejahteraan pada
semua lapis masyarakat.
Peningkatan produksi itu dalam kenyataannya tidak
berkoinsidensi dengan menurunnya angka kemiskinan. Lebih pa-
rah lagi, paradigma itu ditandai dengan pencerabutan rakyat ter-
hadap akses atas alat produksinya, expropriation of the agricultural
population from the land. Dengan kata lain, yang terjadi bukanlah
pembangunan pedesaan, namun adalah pembangunan di desa.
Modus produksi kapitalis telah berlangsung dalam pembangunan
tersebut.
Berbagai pertumbuhan yang pernah dicapai yang ditandai
dengan munculnya ribuan pabrik masa kolonial, terbukanya ke-
lembagaan modern pada masa Etis, hingga swasembada pangan
[beras] pada masa Soeharto, pada akhirnya menjadi kesempatan
265

