Page 121 - 16Feb18-BG Kristen kelas IX.indd
P. 121

tahanan. Sebagian lagi sedang menunggu proses pengadilan yang kemungkinan
                 besar akan menjebloskan mereka ke penjara untuk jangka waktu yang cukup lama.
                 Kebahagiaan tidak diperoleh lewat kekayaan, apalagi kekayaan yang didapat secara
                 tidak wajar dan tidak halal.
                    Rangkaian ”Ucapan Berbahagia” yang disampaikan oleh Tuhan Yesus masing-
                 masing menunjukkan siapa yang diberkati, dan pada bagian yang kedua hubungan
                 orang-orang ini dengan Allah. Yang mengejutkan, begitu kata Patricia Farris, seorang
                 pendeta Methodis di Santa Monica, California,  AS, ialah bahwa ucapan-ucapan
                 ini menjungkirbalikkan dunia ”dengan janji-janji yang mengejutkan bagi mereka
                 yang tidak berpengharapan, penghiburan bagi mereka yang berduka cita, kekuatan
                 bagi mereka yang tidak berdaya.” Ini adalah sebuah penangkal yang dahsyat ”bagi
                 kebahagiaan semu yang ditawarkan oleh konsumerisme, hiburan yang sia-sia di masa
                 kini, kabar suka cita bagi umat Allah, mereka yang rendah hati di muka bumi yang
                 kuat hatinya, mereka yang hanya berlindung kepada Allah.”
                    ”Ucapan Berbahagia” yang disampaikan Tuhan Yesus memang ucapan-ucapan
                 yang sangat radikal. Kita menemukan bagaimana nilai-nilai Kerajaan Sorga itu
                 berlawanan dengan nilai-nilai yang ditawarkan oleh dunia. Yang berbahagia justru
                 adalah orang yang berduka cita. Yang memiliki bumi adalah yang lemah lembut.
                 Yang akan dipuaskan adalah orang-orang yang lapar dan haus akan kebenaran.
                 Dalam kehidupan sehari-hari, jagoanlah yang menang. Yang memiliki bumi adalah
                 mereka yang dapat menyogok penguasa. Sering kali rakyat kecil akhirnya hanya
                 dapat pasrah, dan menyerah terhadap keadaan.
                    Namun demikian, kata-kata Yesus justru menunjukkan bahwa Allah memihak
                 kepada mereka yang lemah dan tidak berdaya.  Allah berada di pihak mereka
                 yang berani menolak arus dan nilai-nilai yang ditawarkan oleh dunia yang hanya
                 memberikan kebahagiaan semu.

                    Perhatikanlah, berapa banyak selebritis, bintang film, tokoh-tokoh ternama yang
                 hidupnya tidak bahagia. Ajak siswa mengingat kasus-kasus yang dialami nama-nama
                 terkenal seperti Michael Jackson,  Whitney Houston, dan Peaches Geldoff.  Atau
                 mungkin guru dapat menemukan nama-nama lain dari kasus-kasus di sekitarnya.
                 Michael Jackson dan Whitney Houston adalah penyanyi kelas dunia yang tidak ada
                 tandingannya di masa hidup mereka. Jackson dilaporkan oleh Los 140Angeles Times
                 meninggal dengan darah, urin, dan organ-organ di dalam tubuhnya menunjukkan
                 obat-obat penenang seperti Valium dan Lorazepam. Peaches Geldoff, seorang model
                 dan pembawa acara televisi di Inggris. Mereka semua meninggal dunia karena
                 obat penenang dan kecanduan narkoba. Mengapa mereka menggunakan semua
                 itu? Jelas bahwa hidup mereka penuh dengan kegelisahan yang tidak dapat mereka
                 hadapi sendiri. Mereka tidak mempunyai orang-orang dekat yang dapat menolong,
                 mendampingi, menguatkan, dan memberikan mereka cinta kasih yang nyata sehingga
                 akhirnya mereka melarikan diri ke obat-obat penenang dan narkoba.






                                                 Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
                                                                                        113
   116   117   118   119   120   121   122   123   124   125   126