Page 320 - Pendidikan Rusak-Rusakan (Darmaningtyas)
P. 320

pemberian   perubahan    dari  penguasa.  Mereka  tidak  mengingin-
               kan  perubahan    sedikit  pun,  sebab  suasana  yang  ada  sekarang
               ini  merupakan   proyek   yang  menguntungkan      mereka.   Supaya
               kita  bisa  melakukan  perubahan,   kita  harus  bekerja  cepat.  Kita
               harus  memanfaatkan     peluang   yang   terbuka  ini  secara  cermat
               dan  cepat,  selagi  peluang  itu  belum  terisi  kembali  oleh  orang-
               orang  yang   suka  menindas    hak-hak  warganya.    Banyak   keko-
               songan  yang sekarang   belum   kita  isi  untuk  memanfaatkan  pelu-
               ang  yang  ada  itu,  seperti  menyusun  bahan-bahan   bacaan  alter-
               natif  yang  dapat  dipelajari  oleh  para  pelajar  di  sekolah-sekolah
               di  seluruh  Indonesia.  Untuk  pelajaran  sejarah  misalnya,  mereka
               tidak  hanya  disodori  sejarah  perang   dan  pembunuhan     saja  —
               yang  disusun  oleh  penulis  yang  menghamba    pada  kekuasaan —
               tapi  juga  sejarah  pertanian,  nelayan,  transportasi,  telekomuni-
                         j
               kasi,  dan angan  lupa  sejarah  ilmu  pengetahuan   dan  peradaban
               umat  manusia   itu  sendiri.

                    Selama  masa   reformasi  ini,  para  guru  di  SLTP-SMTA sudah
               dianjurkan  untuk  memberikan materi    pelajaran  sejarah,  terutama
               sejarah  1965  dari  berbagai  sumber,  dan  tidak  boleh  memberikan
                         b
                                                     s
               penilaian ahwa yang benar adalah umber X,        tapi biarkan murid
               menilai  sendiri  berdasarkan  sumber-sumber     yang  mereka   baca.
               Hal  yang  sama   dapat  diberlakukan   pada  materi  yang  lain.  Ini
               perubahan   internal  yang  sangat  menggembirakan.     Tapi  di  sini,
                                                     s
               ada  kendala sangat  mendasar, yaitu umber-sumber lain      itu  tidak
               mudah    diakses.  Memang,    ada  banyak  penerbitan   lain  tentang
               sejarah 1965,  tapi selain harganya mahal juga  tidak terinformasikan
               kepada   guru-guru   di  seluruh  pelosok  tanah  air.  Bahkan  para
               guru  yang di wilayah Jabotabek saja  belum  tentu  dapat  mengakses
               buku-buku    tersebut.  Maka,  tugas  para  aktivis  H A M  sekarang
               adalah   m e m b a n t u  para  guru  untuk  m e n g a k s e s  informasi
               alternatif,  sehingga  ke  depan  dapat  memperbaiki    pemahaman
               murid   terhadap  HAM    dan  pelaksanaan  HAM    di  Indonesia.

                    Para  aktivis  H A M  juga  saatnya   mendesak    para  pejabat
               Departemen     Pendidikan,   dari  Menteri   sampai   Kepala   Dinas
               untuk  mencabut    peraturan-peraturan    yang  diskriminatif,  rasis,
   315   316   317   318   319   320   321   322   323   324   325