Page 152 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 152
ali qahar | Pendiri Pesantren ASSALAM
Duka yang mendalam ia rasakan betapa kerasnya kehidupan kel-
uarga yang bercita-cita untuk menghidupkan hazanah pesantren.
Hidup adalah perjuangan, berbakti untuk sesama terutama untuk
mereka yang terpinggirkan. Hal ini sudah biasa dikerjakan oleh
ayahnya tanpa lelah disela-sela mencari nafkah untuk keluarga,
sambil berdagang dan mengajarkan agama kepada seluruh anak-
anak di lingkungannya.
Akhirnya, Aang pun tamat SMA dari pesantren al-Hikmah, Pur-
wo Asri Kediri, di bawah asuhan KH Zaim. Selama di Al-Hik-
mah ia tinggal sekamar dengan Gus Karim, Putra Kiai Zaim.
Pengalaman tinggal bersama Gus tentu menjadi pembelajaran
tersendiri untuk menghadapi kehidupan nyata. Aang yang su-
dah memasuki usia remaja dan telah berkelana dari pesantren
ke pesantren ternyata tidak membuatnya puas dengan ilmu yang
didapatnya, ia ingin terus belajar.
Baginya, masih banyak yang harus dipelajari dalam kehidupan
nyata. Ia pun kembali ke Kediri untuk melanjutkan kuliah di
IAIN Sunan Ampel mengambil jurusan Ushuluddin Perbandin-
| 138

