Page 154 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 154
ali qahar | Pendiri Pesantren ASSALAM
Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sebagai tempat belajar dan
mengasah pengetahuan dalam dunia pergerakan dan pendamp-
ingan masnyarakat. Sejak di PMII ia selalu memilih sebagai
koordinator bidang advokasi dan pendampingan masyarakat,
di antaranya mendampingi pedagang kaki lima, dan anak-anak
jalanan.
Dalam melaksanakan kegiatannya, Aang mencoba berkomuni-
kasi dengan aktivis dari lintas agama dan lintas organisasi. Dari
seringnya pertemuan dengan berbagai organisasi yang sama-sa-
ma mendampingi anak jalanan itulah yang menjadikan Aang
semakin merasakan dan memahami betapa sulitnya kehidupan
anak jalanan.
Pola kehidupan mereka tidak ada seorang pun yang mencita-ci-
takannya, bahkan oleh anak jalanan itu sendiri. Hidup mer-
eka hampa tanpa planing tujuan masa depan. Bahkan ketika
mendapatkan hasil banyak dari jalanan pun tidak tahu akan di-
gunakan untuk apa. Sehingga mereka benar-benar membutuh-
kan pendampingan.
Aang kemudian mendirikan rumah singgah untuk anak jalanan
yang diberi nama “Rumah Sahabat Anak Puspita”. Nama Puspi-
ta diambil dari nama toko yang dimiliki oleh warga yang sela-
ma ini sudah dianggap seperti orang tua Aang. Pemilik toko itu
sudah seperti ibu kandung, apapun yang dibutuhkan oleh Aang
selalu dipenuhi, bahkan juga untuk kegiatannya mendampingi
anak jalanan.
Dari kebaikannya itu, kemudian Aang juga ikut berbakti mem-
besarkan usaha rental mobilnya. Hal ini tentu saja juga buat me-
menuhi kebutuhan Aang selama masih kuliah. Usaha rental yang
dikelola oleh Aang terbilang berhasil, dari mulai hanya memiliki
| 140

