Page 156 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 156
ali qahar | Pendiri Pesantren ASSALAM
tuhnya hanya sedikit saya ada, berapa jumlahnya? Lalu Aang
sambil bingung menjawab, Rp4 juta Kiai. Tanpa ada kata yang
berat, Kiai Mujib langsung menjawab “ooo...kalau cuma empat
juta saya ada,” lalu uangnya pun langsung diberikannya.
Pengalaman bersama Kiai Mujib ini kemudian melekat dalam
diri Aang untuk terus peduli dan berpikir untuk orang lain, khu-
susnya untuk anak-anak jalanan. Anak jalanan menjadi pilihan
sebagai tempat Aang mengabdikan diri karena ia melihat anak-
anak yang masih muda hidup ditengah ramainya kota, dengan
cara yang super bebas dan tanpa tujuan itu tidak banyak orang
yang mau memberikan kepedulian. Hidup mereka hanya me-
mikirkan untuk hari ini, yang mereka dapat hari ini yaitu yang
mereka buat makan.
Hidup sesederhana air mengalir, jika airnya tumpah ruah ya bisa
berpesta foya-foya seperti banjir, tapi kalau airnya tidak ada,
hanya netes maka harus berpuasa. Begitulah kehidupan anak
jalanan, menginjakkan kaki tanpa arah tujuan, yang penting su-
| 142

