Page 201 - sektorpublik
P. 201

Pancasila,     Undang-Undang
                Dasar  1945,  Negara,  dan

                Pemerintah,
                bahwa saya, akan senantiasa

                menjunjung tinggi kehormatan

                Negara,     Pemerintah,     dan
                martabat     Pegawai     Negeri

                Sipil, (…) (Pasal 26.2)




                    Agar kemandirian pegawai negeri sebagai aparat negara itu terjaga

            dan  tidak  tunduk  pada  kesewenang-wenanan  pejabat  politis,  misalnya
            pemerintah,  baik.  di  tingkat  federal  maupun  negara  bagian,  Pegawai

            Negeri  memiliki  hak  dan  kewajiban  Remonstrasi  (menyanggah).
            Sanggahan  ini  harus  disampaikan  secara  tertulis  kepada  atasan

            terdekatnya, apabila perintah dinas yang diterimanya tidak sesuai dengan
            hukum yang berlaku dan atasannya harus menjawabnya secara tertulis

            pula. Apabila atasannya menolak sanggahannya dan sang pegawai negeri

            ini  tetap  berkeberatan,  ia  harus  menyampaikan  sanggahan  tertulisnya
            kepada  atasan  tingkat  yang  lebih  tinggi.  Apabila  atasan  ini

            mempertahankan perintah dinas tersebut, jawabannya harus disampaikan
            secara  tertulis.  Bila  sanggalian  duakali  ditolak  dan  agar  birokrasi  tidak

            stagnan,  sang  pegawai  negeri  ini  harus  menjalankan  perintah  dinas
            tersebut dan terbebas dari tanggung jawab. Namun ini dengan catatan,

            bahwa  perintah  dinasnya  itu  tidak  melanggar  keterliban  dan  kejahatan

            pidana atau tidak melanggar/melecehkan hak asasi manusia .



                                                                                       198
   196   197   198   199   200   201   202   203   204   205   206