Page 130 - Cooperative Learning
P. 130

120                                                               BAB 4


                     Dalam  pembelajaran  kooperatif,  yang  diminta  aktif  adalah
               siswa  bukan  guru.  Oleh  karena  itu,  dalam  penerapannya  siswa
               benar-benar diharapkan bisa aktif dalam kelompoknya. Berdasarkan
               pengamatan,  Beberapa  siswa  sangat  berperan  dalam  tugas
               kelompok  yang  mereka  kerjakan.  Namun,  ada  juga  siswa  yang
               permisi  meninggalkan  ruang  kelas  dan  ada  juga  siswa  hanya
               sekedar  bergabung  dengan  kelompok  tanpa  memberikan
               kontribusi.  Siswa  yang  aktif  meminta  siswa  yang  tidak  aktif  untuk
               turut serta dalam menyelesaikan tugas kelompok.
                     Dalam  proses  pembelajaran,  tentu  akan  ada  kesulitan-
               kesulitan  yang  dihadapi,  begitu  juga  dalam  pembelajaran
               kooperatif.  Dalam  pembelajaran  kooperatif,  beberapa  orang  siswa
               yang  memiliki  perbedaan  karakter,  minat,  dan  kompetensi,
               disatukan dalam sebuah kelompok. Perbedaan yang ada seringkali

               menimbulkan  permasalahan  dan  kesulitan  dalam  memecahkan
               permasalahan  yang  dihadapi.  Adapun  tindakan  yang  dilakukakan
               siswa  dalam  kelompoknya  masing-masing  ketika  mengalami
               kesulitan yang tidak bisa diatasi oleh anggota kelompoknya adalah
               dengan  tetap  berusaha  mendiskusikannya  dengan  anggota
               kelompok.  Namun,  jika  tetap  tidak  menemukan  pemecahannya,
               mereka akan mempertanyakan kepada guru yang bersangkutan dan
               guru mengarahkan siswa agar dapat menyelesaikan masalah dalam
               kelompoknya.  Bedasarkan  pengamatan,  tergambar  bahwa  baik
               siswa  maupun  guru  telah  berusaha  untuk  menerapkan  metode
               pembelajaran kooperatif dengan baik.
                     Selain dibutuhkan tindakan dalam mengatasi kesulitan dalam
               memecahkan  persoalan,  tindakan  dalam  menghadapi  siswa-siswa
               yang  kurang  aktif  dalam  kelompok  juga  sangat  diperlukan.
               Berdasarkan  pengamatan,  ketika  salah  satu  anggota  kelompoknya
               tidak  aktif,  maka  anggota  kelompok  lainnya  memberi  penjelasan
               dan menyemangati teman yang kurang aktif tadi, sehingga anggota
               kelompok  yang  kurang  aktif  tadi  menjadi  aktif  di  dalam
               kelompoknya.  Selain  itu,  ada  juga  kelompok  yang  mengusir
               anggota kelompoknya yang tidak aktif dari kelompok.
                     Pada  pengamatan  nomor  10,  pengamatan  difokuskan  pada
               interaksi  dan  komunikasi  guru  dengan  siswa.  Berdasarkan
   125   126   127   128   129   130   131   132   133   134   135