Page 132 - Cooperative Learning
P. 132

122                                                               BAB 4


               menciptakan  pembelajaran  bermakna  (meaningful  learning),  yaitu
               istilah yang dikemukakan Ausubel untuk menunjukkan bahan yang
               dipelajari  memiliki  kaitan  makna  dan  wawasan  dengan  apa  yang
               sudah  dimiliki  siswa  sehingga  mengubah  apa  yang  menjadi  milik
               siswa. Sedangkan, sebagai director-motivator guru berperan dalam
               membimbing  serta  mengerahkan  jalannya  diskusi,  membantu
               kelancaran  diskusi  tapi  tidak  memberikan  jawaban.  Selain  itu  juga
               menjadi  pemberi  semangat  pada  siswa  untuk  aktif  berpartisipasi.
               Peran ini sangat penting dalam rangka memberikan semangat dan
               mendorong  belajar  kepada  siswa  dalam  mengembangkan
               keberanian  siswa  baik  dalam  mengembangkan  keahlian  dalam
               bekerjasama  yang  meliputi  mendengarkan  dengan  seksama,
               mengembangkan  rasa  empati,  maupun  berkomunikasi  saat
               bertanya,     mengemukakan        pendapat      atau    menyampaikan

               permasalahannya.
                     Pengamatan terakhir difokuskan pada suasana dan sikap siswa
               pada  waktu  guru  melakukan  refleksi  terhadap  proses  belajar
               mengajar.  Untuk  pengamatan  terakhir  ini,  penulis  tidak  bisa
               paparkan.  Hal  tersebut,  dikarenakan  kegiatan  tersebut  tidak
               terealisasi,  dikarenakan  waktu  pelajaran  telah  berakhir.  Hal  ini
               menunjukkan bahwa guru tidak mengatur waktu dengan baik saat
               akan menerapkan pembelajaran kooperatif di kelas. Kemungkinan,
               hal ini disebabkan karena metode yang dipilih guru adala metode
               pembelajaran kooperatif informal yakni meode Spontaneous Group
               Discussion, yang penerapannya dilakukan secara spontanitas tanpa
               perencanaan matang sebelumnya.

               Penutup
                     Berdasarkan  hasil  dan  pembahasan  yang  telah  dipaparkan  di
               atas, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut ini. Pertama,
               guru  yang  bersangkutan  masih  belum  menguasai  hakikat  dari
               pembelajaran  kooperatif  yang  sesungguhnya.  Guru  hanya
               menerapkan  diskusi  kelompok  secara  konvensional  sebagaimana
               yang  biasa  dilakukan.  Kemampuan  yang  belum  memadai  dalam
               menerapkan  pembelajaran  kooperatif  berimbas  pada  kesalahan-
               kesalahan  guru  dalam  menetapkan  jumlah  anggota  dalam  satu
   127   128   129   130   131   132   133   134   135   136   137