Page 131 - Cooperative Learning
P. 131
Implementasi Cooperative Learning di Tingkat SMP 121
pengamatan, interaksi dan komunikasi guru dengan siswa berjalan
dengan baik. Guru menjalankan fungsinya dengan baik. Guru
berkeliling mendatangi kelompok yang bertanya satu per satu.
Mendatangi siswa yang ribut dan tidak aktif dalam kelompok dan
kemudian mengarahkannya. Guru juga memberikan penghargaan
kepada siswa yang aktif dengan kata-kata. Dari pemaparan di atas,
tergambar bahwa dalam hal interaksi dan komunikasi, guru telah
menjalankan fungsinya dengan baik dalam pembelajaran
kooperatif.
Berdasarkan pengamatan, guru juga terlihat cukup tegas
dalam menghadapi peserta didik yang tidak aktif. Dengan penuh
kesabaran, guru memperhtikan siswa yang kurang aktif, guru
mendatangi, menasehati, dan memotivasinya untuk kembali aktif
dalam kelompoknya. Reaksi guru ketika ada siswa yang mengalami
kesulian dalam mengerjakan tugas dalam kelompoknya yakni guru
memberikan penjelasan kepada siswa mengenai tugas
kelompoknya. Selanjutnya, guru menyuruh anggota kelompok tadi
untuk saling berdikusi memecahkan masalah dalam mengerjakan
tugas kelompoknya.
Pengamatan yang difokuskan pada interaksi, komunikasi dan
reaksi guru dalam proses pembelajaran kooperatif di atas, sejalan
dengan peran guru dalam pembelajaran kooperatif yakni sebagai
fasilitator, mediator, dan director-motivator. Sebagai fasilitator
seorang guru harus memiliki sikap-sikap sebagai barikut: (1) mampu
menciptakan suasana kelas yang nyaman dan menyenangkan; (2)
membantu dan mendorong siswa untuk mengungkapkan dan
menjelaskan keinginan dan pembicaraannya baik secara individual
dan kelompok; (3) membantu kegiatan-kegiatan dan menyediakan
sumber atau peralatan serta membantu kelancaran belajar; (4)
membina siswa agar setiap orang merupakan sumber belajar yang
bermanfaat bagi yang lainnya; (5) menjelaskan tujuan kegiatan pada
kelompok dan mengatur penyebaran dalam pertukaran pendapat.
Sebagai mediator guru berperan sebagai penghubung dalam
menjebatani mengaitkan materi pembelajaran yang sedang dibahas
melalui pembelajaran kooperatif dengan permasalahan yang nyata
ditemukan di lapangan. Peran ini sangat penting dalam

