Page 171 - Cooperative Learning
P. 171
Implementasi Cooperative Learning di Tingkat SMP 161
pengelolaan siswa dalam kelompok-kelompok kecil. Model
pembelajaran kooperatif dapat digunakan untuk mengajarkan
materi yang kompleks, dan yang lebih penting lagi, dapat
membantu guru untuk mencapai tujuan pembelajaran yang
berdimensi sosial dan hubungan antar manusia.
Dari hasil observasi dan wawancara yang dilakukan dengan
guru bidang studi pembelajaran kooperatif sudah diterapkan di
kelas. Tetapi, apakah pembelajaran kooperatif yang diterapkan guru
sudah seperti pembelajaran kooperatif yang seharusnya atau guru
hanya mengelompokkan siswa begitu saja lalu diminta untuk
melakukan kerja kelompok tanpa tahapan-tahapan yang ada dalam
pembelajaran kooperatif. Hal ini yang membuat peneliti merasa
tertarik untuk meneliti penerapan pembelajaran kooperatif di kelas
7b Mts. Al-Huda Pekanbaru.
Dalam dekade terakhir telah terjadi perkembangan kegiatan
pembelajaran kooperatif. Menurut Wina (2008, 247) cooperatif
learning berasal dari kata Cooperative yang artinya mengerjakan
sesuatu secara bersama-sama dengan saling membantu satu sama
lainya sebagai satu kelompok satu tim.
Teori yang melandasi pembelajaran kooperatif adalah teori
konstruktivisme yang lahir dari gagasan Piaget dan Vigotsky.
Pembelajaran kooperatif menggalakkan siswa berinteraksi secara
aktif dan positif dalam kelompok. Rusman (2014, 212) menjelaskan
pembelajaran kooperatif (cooperative learning) merupakan bentuk
pembelajaran dengan cara siswa belajar dan bekerja dalam
kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang anggotanya
terdiri dari empat sampai enam orang dengan struktur kelompok
yang bersifat heterogen. Dalam model pembelajaran kooperatif ini,
guru lebih berperan sebagai fasilitator yang berfungsi sebagai
jembatan penghubung ke arah pemahaman yang lebih tinggi. Siswa
mempunyai kesempatan untuk mendapatkan pengalaman langsung
dalam menerapkan ide-ide mereka.
Pembelajaran kooperatif merupakan strategi pembelajaran
yang cukup berhasil pada kelompok-kelompok kecil. Tiap kelompok
terdiri dari siswa-siswa dari berbagai tingkat kemampuan,
melakukan berbagai kegiatan belajar untuk meningkatkan

