Page 176 - Cooperative Learning
P. 176

166                                                               BAB 4


               turnamen‛ dan ketiga peserta dalam satu meja turnamen ini adalah
               para siswa yang memiliki rekor nilai terakhir yang sama. Peraih rekor
               tertinggi  dalam  setiap  meja  turnamen  akan mendapatkan  60  poin
               untuk  timnya,  tanpa  menghiraukan  dari  meja  mana  ia
               mendapatkannya.  Ini  berarti  mereka  yang  berprestasi  rendah
               (bermain  dengan  berprestasi  rendah  juga)  dan  yang  berprestasi
               tinggi  (bermain  dengan  berprestasi  tinggi)  keduanya  memiliki
               kesempatan yang sama untuk sukses. Tim yang mendapat tingkat
               kinerja tertinggi akan mendapatkan sertifikat dari tim lainnya.
                     Johnson, Johnson, & Smith (dalam Huda, 2015) menyebutkan
               ada  empat  jenis  pembelajaran  kooperatif.  Pertama,  kelompok
               pembelajaran  kooperatif  formal  (formal  cooperative  learning
               group).  Kedua,  kelompok  pembelajaran  kooperatif  informal
               (informal  cooperative  learning  group).  Ketiga,  kelompok  besar

               kooperatif  (cooperative  base  learning).  keempat,  gabungan  tiga
               kelompok kooperatif (integrated use of cooperative learning group).
                     Untuk  metode-metode  informal,  meliputi  beberapa  metode,
               yakni  sebagai  berikut.  Pertama,  Spontaneous  Group  Discussion
               (SGD).  dalam  metode  ini  diskusi  kelompok  tidak  direncanakan
               sebelumnya,      tetapi   dilaksanakan     secara    spontan.     Teknik
               pelaksanaanya  pun  sederhana,  yakni  menyuruh  siswa  untuk
               berkelompok  dan  berdiskusi  tentang  sesuatu.  Setelah  itu  guru
               meminta  siswa  untuk  mendiskusikannya  di  depan  kelas.  Kedua,
               Numbered  Heads  Together  (NHT).  Pada  dasarnya  metode  ini
               merupakan  varian  dari  diskusi  kelompok.  Pertama-tama  guru
               meminta  siswa  untuk  duduk  berkelompok-kelompok.  Setiap
               anggota  kelompok  diberi  nomor.  Setelah  selesai,  guru  memanggil
               nomor  untuk  mempersentasikan  hasil  diskusinya.  Ketiga,  Team
               Product  (TP).  Dinamakan  Team  Product,  karena  setiap  kelompok
               diminta untuk menciptakan sesuatu. Keempat, Cooperative Review
               (CR).  Metode  ini  biasanya  dilaksanakan  beberapa  hari  menjelang
               ujian.  Siswa  ditempatkan  dalam  kelompok-kelompok  kecil  untuk
               saling    mengajukan       pertanyaan-pertanyaan        review,    yakni
               pertanyaan-pertanyaan  yang  mencerminkan  poin-poin  utama  dari
               materi pelajaran. Kelima, Think-Pair-Share (TPS). Dalam metode ini
               diawali  dengan  meminta  siswa  untuk  duduk  berpasangan.
   171   172   173   174   175   176   177   178   179   180   181