Page 196 - Cooperative Learning
P. 196

186                                                               BAB 4


                     tugas. Guru juga harus tersedia untuk menjawab pertanyaan-
                     pertanyaan siswa dan memandu diskusi jika diperlukan.
                  6. Kelompok-heterogen,  guru  menciptakan  kelompok  yang
                     beragam tingkat kemampuan dan latar belakang.
                  7. Saling  ketergantungan  positif,  dengan  menetapkan  tujuan
                     kelompok dan bekerja menuju reward atau hasil belajar akhir.
                  8. Interaksi  face-to-face,  siswa  didorong  untuk  menggunakan
                     komunikasi verbal dan nonverbal untuk memecahkan masalah
                     dan menjelaskan materi pembelajaran.
                  9. Akuntabilitas individu, siswa bertanggung jawab untuk tugas-
                     tugas mereka dan untuk membantu seluruh kelompok dalam
                     memenuhi  tujuan  pembelajaran.  Akuntabilitas  ini  ditegakkan
                     melalui peran mahasiswa.
                  10.  Keterampilan-sosial, guru perlu menetapkan aturan sehingga

                     semua siswa menghormati, berbicara dengan cara yang sesuai
                     dengan  pengaturan  ruang  kelas,  dan  memanfaatkan  waktu
                     mereka dengan bijak selama interaksi kelompok.
                  11.  Kelompok pengolahan, siswa terlibat dalam refleksi tentang
                     bagaimana kelompok berfungsi selama aktivitas.
                  12.  Evaluasi, semua kegiatan harus mencakup baik individu dan
                     penilaian kelompok.

                  C. Model Pembelajaran Koperatif
                     Pelaksanaan      model      pembelajaran      koperatif,    dapat
               dikelompokkan ke dalam tipe-tipe pembelajaran sebagai berikut:
                  1. Model Kooperatif Tipe Jigsaw
                     Model  pembelajaran  kooperatif  Tipe  Jigsaw,  dilakukan  guru
               dengan cara sebagai berikut:
                  a) Guru  membagi  siswa  dalam  beberapa  kelompok  (disebut
                     kelompok  asal  4  –  5  orang  dengan  kemampuan  heterogen).
                     Setiap  aanggota  kelompok  memilih  materi  yang  telah
                     disiapkan oleh guru
                  b) Di  kelompok  asal,  setelah  masing-masing  siswa  menentukan
                     pilihannya,  mereka  langsung  membentuk  kelompok  ahli
                     berdasarkan materi yang dipilih
   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200   201