Page 198 - Cooperative Learning
P. 198
188 BAB 4
2. Model Pembelajaran Kooperatif Type Problem Posing
Model pembelajaran Problem Posing pada prinsipnya
mengahruskan siswa untuk mengajukan persoalannya sendiri. Jenis
model ini dapat juga diterjemahkan dengan pembelajaran mandiri
yang sintaknya adalah sebagai berikut: a) guru menjelaskan materi
pelajaran, alat peraga disarankan untuk ada; b) memberikn latihan
soal secukupnya; c) siswa mengajukan soal yang menantang, dan
dapat diselesaikan oleh mereka. Model pembelajaran ini dapat
dilakukan secara kelompok yang langkahnya adalah: a) pertemuan
berikutnya, guru menyuruh siswa menyajikan soal temuan di depan
kelas; b) guru memberikan tugas rumah secara individual.
3. Model Pembelajaran Kooperatif Type TGT
Langkah yang ditempuh guru dalam pembelajaran kooperatif
Type TGT adalah sebagai berikut:
a) Guru memberikan informasi secara klasikal kepada seluruh
siswa yang menjadi asuhannya.
b) Guru membentuk kelompok beranggotakan 4-5 siswa
(kemampuan siswa heterogen)
c) Guru meminta siswa melakukan diskusi kelompok untuk
penguatan pemahaman materi yang dikaitkan dengan
kuis/latihan yang telah diberikan (mempelajari kembali)
d) Permainan/turnamen (dalam setiap kelompok diwakili satu
orang)
e) Guru memberikan soal untuk dilombakan di antara siswa
f) Guru memberikan penghargaan pada kelompok yang
wakilnya dapat maju terus sampai dengan ketentuan yang
telah ditetapkan.
4. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Problem Solving
Langkah yang ditempuh guru dalam pembelajaran dengan
menggunakan tipe Problem Solving adalah sebagai berikut:
a) Guru mesti membuat klasifikasi siswa bahwa mereka
memiliki prasyarat untuk mngrjakan soal yang diberikan
b) Guru mesti memperhatikan bahwa masalah yang dihadapi
siswa tersebut belum tahu cara pemecahan masalah
c) Guru membuat soal yang memungkinkan dapat dijangkau
oleh peserta didik

