Page 233 - Cooperative Learning
P. 233
Implementasi Cooperative Learning di Tingkat SMP 223
segi kemampuan akademik, etnis, dan jenis kelamin untuk
membahas pertanyaan-pertanyaan atau masalah-masalah yang
terkait dengan pelajaran yang dihadapkan kepadanya (Tinzmann;
Ahern-Rindell dalam Jufri, 2012: 112).
C. Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together
Numbered Heads Together merupakan rangkaian
penyampaian materi dengan menggunakan kelompok sebagai
wadah dalam menyatukan persepsi/pikiran siswa terhadap
pertanyaan yang dilontarkan atau diajukan guru, yang kemudian
akan dipertanggung jawabkan oleh siswa sesuai dengan nomor
permintaan guru dari masing-masing kelompok. Dengan demikian,
dalam kelompok siswa diberi nomor masing-masing sesuai dengan
urutannya.
Pembelajaran dengan model Numbered Heads Together
diawali dengan Numbering. Guru membagi-bagi kelas menjadi
kelompok-kelompok kecil (Istarani, 2011: 12).
Langkah-langkah Numbered Heads Together adalah:
1) Peserta didik dibagi dalam kelompok, setiap peserta didik
dalam setiap kelompok mendapat nomor.
2) Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok
mengerjakannya
3) Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan
memastikan tiap anggota kelompok dapat
mengerjakan/mengetahui jawabannya.
4) Guru memanggil salah satu nomor peserta didik dan peserta
didik yang nomornya dipanggil melaporkan hasil kerja sama
diskusi kelompoknya.
5) Tanggapan dari teman lain, kemudian guru menunjuk nomor
yang lain dan seterusnya
6) Kesimpulan.
D. Model Guided Discovery Learning
Metode Guided Discovery adalah metode discovery diartikan
sebagai sebagai suatu prosedur mengajar yang mementingkan
pengajaran, perseorangan, manipulasi objek dan lain-lain

