Page 129 - Sun Flower Full Naskah
P. 129

Namun yang sekarang dilihat Kang Ji-Woo membuat keningnya
          berkerut. Park Kyung-Soo menghampiri Hae-Seol dan duduk di
          sebelah gadis itu.

                                     ***


                 “Ray…” gumam Hae-Seol saat melihat seseorang ber-
          jalan menujunya. Kyung-Soo datang bukan karena ia juga teri-
          kat pada mimpi itu, tetapi karena ia memang selalu mengikuti
          pergerakan  Hae-Seol. Dan Kyung-Soo ingin menanyakan ses-
          uatu.
                 “Kau… apa benar yang telah membunuh Ayahku?”
                 Hae-Seol tak habis pikir dengan pertanyaan itu. Menurut
          beberapa orang, ia memang keras kepala tapi juga tak sekeras
          kepala lelaki satu ini. “Dan, kenapa kau selalu menyebut Ray di
          depanku?” tanya Kyung-Soo.
                 “Apa wajahku seperti seorang pembunuh?” Hae-Seol
          balik bertanya. Lelaki di dekatnya terdiam, mungkin anak
          buahnya saat itu memang ingin mengacaukan suasana dengan
          memanfaatkan  kemarahan  Kyung-Soo.  Sekarang Park Kyung-
          Soo tak perlu menyesal karena telah membunuh bawahan sep-
          erti itu.
                 Tak ada kata  maaf yang  keluar  dari Park Kyung-Soo,
          seumur hidupnya ia hanya pernah meminta maaf pada kedua
          orangtuanya bahkan ia tak pernah meminta maaf pada Park
          Kyung-Shin apalagi pada Kang Ji-Woo.
                 “Dan Ray?” Kyung-Soo bertanya lagi, Hae-Seol belum
          menjawab pertanyaannya yang itu. “Hm, biarkan aku memang-
          gilmu Ray,” kata Hae-Seol. Ia tak perlu menjelaskan lebih jauh,
          Park Kyung-Soo tak akan mengerti.
                 “Ya sudah, aku tak akan bertanya lagi. Ini ambillah!”
                 “Wah, daebak…” Hae-Seol tersenyum hingga dere-
          tan gigi putihnya terlihat, tadi ia mendengar dari Kang Ji-Woo
          tentang mimpi itu dan sekarang Park Kyung-Soo memberinya
          permen. Ada lima buah permen dan semuanya rasa jeruk. Di
          momen terakhir sebelum kecelakaan di mimpi Hae-Seol, Kyung-
          Soo meminta permen pada Kang Ji-Woo. “Haha…” Hae-Seol se-

                                      123
   124   125   126   127   128   129   130   131   132   133   134