Page 133 - Sun Flower Full Naskah
P. 133
Dua Belas
Yeoboseyo… So-Ra mianhae, aku tidak bisa latihan
hari ini. Bunda memintaku datang. Hm, aku juga
“tidak tahu tempat apa ini. Okay, selamat latihan
bersama Kyung-Shin Oppa. Haha…”
Hae-Seol menutup teleponnya. Ia sudah tiba di tempat
yang dikatakan Bunda. Hae-Seol yakin ini tak berhubungan
dengan pekerjaan kantornya sebab ini akhir pekan. Ia masuk
dan melihat beberapa orang tengah sibuk memasak. Mengedar-
kan pandangannya Hae-Seol melihat Bunda dan seseorang di
sebelahnya. Bukan, seseorang itu bukan Kang Ji-Woo, namun
sepertinya dia adalah Kang Dong-Sun.
“Hae-Seol… sini…” ah, pastilah Kang Ji-Woo mewarisi
senyum Bunda. Hae-Seol bahkan pangling melihatnya. Bunda
menyapa, Hae-Seol pun mendekat.
“Annyeong haseyo Bunda dan…”
“Yeobo … kenalkan ini Lee Hae-Seol,”
1
“Annyeong hasimnikka, Hazelia imnida …” gadis itu
2
membungkukkan badan. Kang Dong-Sun pun mengangguk
kemudian menyampaikan terima kasih pada Hae-Seol. Kalau
saat itu Bunda tidak bertemu Hae-Seol mungkin Kang Dong-
Sun sudah menandatangani permintaan Ayah Kyung-Shin.
Setelah kematian Ayah Kyung-Shin, Kang Dong-Sun
menyerahkan beberapa saham atas nama Park Kyung-Shin dan
Park Kyung-Soo. Kakak beradik itu tak meminta, namun Kang
Dong-Sun hanya ingin memberikannya. Park Kyung-Shin tidak
menolak, begitu juga dengan Park Kyung-Soo meski di wajah
Kyung-Soo tersirat kata-kata ‘Jangan mengasihaniku! Aku tidak
se-menyedihkan itu!’
1 Panggilan sayang -suami istri-
2 Hallo, perkenalkan saya Hazelia
127

