Page 140 - Sun Flower Full Naskah
P. 140

kaknya untuk pergi ke Masjid Seoul, ia juga sudah lama ingin ke
          sana tapi selalu saja tak sempat. Di lain waktu ia akan menyem-
          patkan diri walaupun sibuk.

                                     ***


                 “Ah, Ray… kau tidak cocok dengan penampilan sep-
          erti tadi,” gumam Hae-Seol sambil mengingat pertemuannya
          dengan Ray. Sekarang bahkan sudah lewat tengah malam tapi
          matanya belum benar-benar ingin terpejam. Ia mengingat Ray
          dengan penampilan formal tadi, lagi-lagi Ray mengenakan
          setelan jas dan berwarna hitam, hanya kemejanya yang berwar-
          na putih dan tadi Ray juga tak memakai dasi tapi memakai syal
          kecil berwarna donker di lehernya.
                 “Apa sih yang dilakukan Ray tadi?” Hae-Seol bergu-
          mam lagi, dan ia juga ingat  sempat melihat seseorang di se-
          berang jalan, orang dengan penampilan tak asing, ia ingin men-
          ebak tapi rasanya tak mungkin. “Iya! Tak mungkin orang yang
          kulihat tadi adalah Kang Ji-Woo,” Hae-Seol memang selalu bisa
          mengenali Kang Ji-Woo dengan penampilan seperti apapun,
          dan biasanya naluri Hae-Seol tak pernah salah dalam mengenali
          lelaki itu, namun rasanya tak ada alasan bagi Kang Ji-Woo untuk
          berdiri di seberang jalan tadi. Tapi bukankah ada sesuatu yang
          tak membutuhkan alasan? Ah! Sebenarnya siapa yang benar-be-
          nar kupikirkan? Kau atau dia?
                 Dan mata Hae-Seol pun terpejam dengan sendirinya,
          namun entah kenapa seolah hatinya terbagi. Kadang ia memikir-
          kan Kang Ji-Woo, bahkan sejak remaja memang ia menyukai
          Kang Ji-Woo, tapi tadi ia juga bersama Ray dan ia memang mer-
          indukan lelaki itu. Menghadapi kenyataan bahwa Ray di mimpi
          dan di dunia nyata sangat berbanding terbalik, Hae-Seol juga
          sering memikirkan Ray.
                 Sebenarnya perasaan Hae-Seol tertuju pada siapa? Ah!
          Ia tak perlu menjawab itu, ia bahkan tak tahu perasaan Kang
          Ji-Woo ataupun Ray. Hal itu juga tidak terlalu penting, ia hanya
          ingin bersahabat dengan mereka. Setidaknya kali ini Hae-Seol
          remaja benar-benar tidak perlu lagi mengedit foto sebab ia su-

                                     134
   135   136   137   138   139   140   141   142   143   144   145